Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM, BORONG - Ratusan Petugas Pendata Lapangan diterjunkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Manggarai Timur (Matim), untuk melakukan sensus ekonomi tahun 2026.
Plt Kepala BPS Matim, Vinsensius Wea, menyampaikan hal itu kepada Pos Kupang, Minggu (28/6).
Vinsensius Wea didampingi Porkarius Tedasilva, Pegawai BPS, menerangkan Sensus Ekonomi adalah program strategis nasional untuk menyediakan data dasar kegiatan ekonomi.
Data yang dihasilkan akan menjadi pondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan, perencanaan, ekonomi, serta evaluasi berbagai program pemerintah termasuk program pemerintah di Kabupaten Manggarai Timur.
Jumlah petugas pendata sensus ekonomi Tahun 2026 di Matim sebanyak 340 petugas ditambah 2 petugas pendata usaha besar. Kedua petugas itu langsung dari pegawai BPS Matim.
Khusus petugas pendata lapangan terbagi jadi dua yaitu petugas pemeriksa lapangan sebanyak 43 orang. Masing-masing petugas ini menangani sekitar enam sampai tujuh petugas pendata lapangan (PPL). Sedangkan PPL berjumlah 297 orang.
Menurut Vinsensius Wea, pendataan lapangan dengan melakukan pendekatan bangunan tempat tinggal. Dengan setiap petugas melakukan pendataan dari 300 sampai 500 bangunan tempat tinggal selama periode pendataan 2,5 bulan terhitung dari tanggal 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 mendatang.
"Harapan kepada masyarakat untuk Terima pertugas pendataan dari BPS dan informasi yang diberikan dengan baik dan sesuai dan dijamin kerahasiaannya sesuai kode etik BPS," terangnya.
Porkarius Tedasilva menambahkan, petugas Sensus ekonomi juga sudah dibekali dengan baik sebelum turun eksen di lapangan. (rob)