5 Daerah di Kaltim dengan Desa/Kelurahannya Paling Banyak Punya Lapangan Futsal
Briandena Silvania Sestiani June 28, 2026 10:09 AM

TRIBUNKALTIM.CO - Ketersediaan fasilitas olahraga menjadi salah satu indikator yang menggambarkan dukungan terhadap aktivitas masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Semakin banyak wilayah yang memiliki sarana olahraga, semakin besar pula peluang masyarakat untuk berolahraga, mengembangkan bakat, hingga menyelenggarakan berbagai kegiatan kompetisi maupun pembinaan olahraga.

Berdasarkan Statistik Potensi Desa (Podes) Provinsi Kalimantan Timur 2024 yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS), tercatat terdapat 242 desa dan kelurahan di Kalimantan Timur yang memiliki fasilitas atau lapangan futsal.

Statistik Potensi Desa atau Podes merupakan pendataan yang dilakukan BPS untuk menggambarkan kondisi dan potensi setiap desa maupun kelurahan di Indonesia.

Salah satu aspek yang didata adalah ketersediaan berbagai fasilitas olahraga, mulai dari sepak bola hingga futsal.

Baca juga: 5 Daerah di Kaltim dengan Desa/Kelurahannya Paling Banyak Punya Lapangan Tenis

Data tersebut tidak menunjukkan jumlah lapangan futsal secara keseluruhan, melainkan jumlah desa atau kelurahan yang memiliki sedikitnya satu fasilitas atau lapangan futsal.

Dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur, Kabupaten Kutai Kartanegara menjadi daerah dengan jumlah desa dan kelurahan terbanyak yang memiliki lapangan futsal. Posisi tersebut diikuti Kabupaten Paser, Kabupaten Kutai Timur, Kota Samarinda, serta Kabupaten Berau.

Berikut 5 daerah di Kalimantan Timur dengan desa/kelurahan terbanyak yang memiliki lapangan futsal:

1. Kabupaten Kutai Kartanegara – 52 desa/kelurahan

Posisi pertama ditempati Kabupaten Kutai Kartanegara dengan 52 desa dan kelurahan yang memiliki fasilitas atau lapangan futsal.

Angka tersebut menjadi yang tertinggi di Kalimantan Timur berdasarkan pendataan Podes 2024. Sebagai kabupaten dengan jumlah desa yang besar, Kutai Kartanegara juga memiliki persebaran fasilitas olahraga yang relatif lengkap dibandingkan daerah lain.

Selain futsal, kabupaten ini juga tercatat memiliki:

210 desa/kelurahan memiliki lapangan sepak bola
229 desa/kelurahan memiliki lapangan bola voli
210 desa/kelurahan memiliki fasilitas bulu tangkis
15 desa/kelurahan memiliki lapangan bola basket
9 desa/kelurahan memiliki lapangan tenis
125 desa/kelurahan memiliki fasilitas tenis meja
14 desa/kelurahan memiliki fasilitas renang
49 desa/kelurahan memiliki fasilitas bela diri
22 desa/kelurahan memiliki fasilitas bilyar
10 desa/kelurahan memiliki fasilitas olahraga lainnya.

Data tersebut memperlihatkan bahwa hampir seluruh jenis olahraga memiliki persebaran fasilitas di berbagai desa dan kelurahan di Kutai Kartanegara.

2. Kabupaten Paser – 45 desa/kelurahan

Di posisi kedua terdapat Kabupaten Paser dengan 45 desa dan kelurahan yang memiliki lapangan futsal.

Selain menjadi salah satu daerah dengan fasilitas futsal terbanyak, Kabupaten Paser juga memiliki berbagai sarana olahraga lain yang tersebar di tingkat desa maupun kelurahan, yakni:

Sepak bola: 114 desa/kelurahan
Bola voli: 131 desa/kelurahan
Bulu tangkis: 103 desa/kelurahan
Bola basket: 9 desa/kelurahan
Tenis lapangan: 6 desa/kelurahan
Tenis meja: 54 desa/kelurahan
Renang: 1 desa/kelurahan
Bela diri: 36 desa/kelurahan
Bilyar: 9 desa/kelurahan
Fasilitas olahraga lainnya: 4 desa/kelurahan.
Dominasi fasilitas olahraga di Kabupaten Paser masih didominasi lapangan bola voli, sepak bola, dan bulu tangkis.

3. Kabupaten Kutai Timur – 32 desa/kelurahan

Posisi ketiga ditempati Kabupaten Kutai Timur dengan 32 desa dan kelurahan yang memiliki lapangan futsal.

Kabupaten ini juga memiliki penyebaran fasilitas olahraga yang cukup beragam, meliputi:

Sepak bola: 125 desa/kelurahan
Bola voli: 148 desa/kelurahan
Bulu tangkis: 105 desa/kelurahan
Bola basket: 12 desa/kelurahan
Tenis lapangan: 10 desa/kelurahan
Tenis meja: 90 desa/kelurahan
Renang: 8 desa/kelurahan
Bela diri: 26 desa/kelurahan
Bilyar: 11 desa/kelurahan
Fasilitas olahraga lainnya: 3 desa/kelurahan.

Keberadaan lapangan futsal di lebih dari tiga puluh desa dan kelurahan menunjukkan olahraga ini telah menjangkau cukup banyak wilayah di Kutai Timur.

4. Kota Samarinda – 26 desa/kelurahan

Kota Samarinda berada di posisi keempat dengan 26 desa dan kelurahan yang memiliki lapangan futsal.

Sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda juga memiliki persebaran berbagai fasilitas olahraga lainnya, yaitu:

Sepak bola: 34 desa/kelurahan
Bola voli: 48 desa/kelurahan
Bulu tangkis: 53 desa/kelurahan
Bola basket: 15 desa/kelurahan
Tenis lapangan: 12 desa/kelurahan
Tenis meja: 43 desa/kelurahan
Renang: 24 desa/kelurahan
Bela diri: 32 desa/kelurahan
Bilyar: 18 desa/kelurahan
Fasilitas olahraga lainnya: 6 desa/kelurahan.

Menariknya, dibandingkan daerah lain, Kota Samarinda memiliki jumlah desa dan kelurahan dengan fasilitas renang yang cukup tinggi, yakni mencapai 24.

5. Kabupaten Berau – 24 desa/kelurahan

Posisi kelima ditempati Kabupaten Berau dengan 24 desa dan kelurahan yang memiliki lapangan futsal.

Selain itu, fasilitas olahraga lainnya di Kabupaten Berau terdiri atas:

Sepak bola: 90 desa/kelurahan
Bola voli: 109 desa/kelurahan
Bulu tangkis: 96 desa/kelurahan
Bola basket: 9 desa/kelurahan
Tenis lapangan: 4 desa/kelurahan
Tenis meja: 53 desa/kelurahan
Renang: 5 desa/kelurahan
Bela diri: 23 desa/kelurahan
Bilyar: 10 desa/kelurahan
Fasilitas olahraga lainnya: 10 desa/kelurahan.

Daerah Lain di Kalimantan Timur

Selain lima daerah dengan jumlah desa dan kelurahan terbanyak yang memiliki lapangan futsal, BPS juga mencatat daerah lainnya sebagai berikut:

Kabupaten Kutai Barat: 20 desa/kelurahan.
Kabupaten Penajam Paser Utara: 16 desa/kelurahan.
Kota Balikpapan: 14 desa/kelurahan.
Kota Bontang: 11 desa/kelurahan.
Kabupaten Mahakam Ulu: 2 desa/kelurahan.

Gambaran Fasilitas Olahraga di Kalimantan Timur

Selain futsal, Statistik Potensi Desa 2024 juga menggambarkan persebaran berbagai fasilitas olahraga lainnya di seluruh desa dan kelurahan Kalimantan Timur.

Secara keseluruhan, terdapat 822 desa/kelurahan yang memiliki lapangan sepak bola. Fasilitas bola voli menjadi yang paling banyak ditemukan dengan 979 desa/kelurahan, disusul bulu tangkis sebanyak 838 desa/kelurahan.

Untuk olahraga lainnya, terdapat 102 desa/kelurahan yang memiliki lapangan bola basket, 64 desa/kelurahan memiliki lapangan tenis, serta 552 desa/kelurahan memiliki fasilitas tenis meja.

Sementara itu, untuk kategori lanjutan, BPS mencatat terdapat 242 desa/kelurahan yang memiliki lapangan futsal, 79 desa/kelurahan memiliki fasilitas renang, 243 desa/kelurahan memiliki fasilitas bela diri, 112 desa/kelurahan memiliki fasilitas bilyar, dan 45 desa/kelurahan memiliki fasilitas olahraga lainnya.

Data tersebut menunjukkan bahwa olahraga yang paling banyak didukung oleh keberadaan fasilitas di tingkat desa dan kelurahan di Kalimantan Timur masih didominasi bola voli, sepak bola, dan bulu tangkis, sedangkan fasilitas seperti tenis lapangan maupun renang masih relatif lebih terbatas penyebarannya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.