Gunung Anak Krakatau Erupsi, Nelayan dan Wisatawan Diminta Jauhi Radius 2 Kilometer
taryono June 28, 2026 11:19 AM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali mengalami erupsi pada Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 16.44 WIB.

Baca juga: Polisi Gagalkan Peredaran 2.848 Ekstasi dan Sabu di Tol Trans Sumatera KM 172

Meski kembali erupsi, status Gunung Anak Krakatau hingga kini masih berada pada Level II (Waspada).

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau di Hargopancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Andi Suardi, mengatakan aktivitas vulkanik yang terjadi saat ini masih didominasi hembusan dan belum menunjukkan peningkatan yang mengharuskan perubahan status gunung.

Karena itu, masyarakat, khususnya nelayan, wisatawan, dan pengunjung, diimbau untuk tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif.

"Status Gunung Anak Krakatau masih Level II atau Waspada. Masyarakat, nelayan, dan wisatawan diimbau tidak mendekati gunung dalam radius 2 kilometer," ujar Andi.

Sementara itu, warga Pulau Sebesi, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Chandra, yang juga merupakan pemilik kapal penyeberangan dari Dermaga Canti menuju Pulau Sebesi dan pulau-pulau sekitarnya, membenarkan terjadinya erupsi pada Minggu sore.

Ia mengungkapkan, sejak Jumat (27/6/2026), operator kapal wisata telah menyesuaikan rute perjalanan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau sebagai langkah antisipasi.

Menurut Chandra, wisatawan yang mengikuti perjalanan ke Gunung Anak Krakatau kini hanya diajak mengitari pulau tanpa diperbolehkan turun maupun mendaki ke kawasan gunung.

"Kalau sekarang ada trip ke Gunung Anak Krakatau, kami hanya mengitari pulau, tidak turun dan tidak mendaki ke atas. Aturan itu mulai diberlakukan sejak 27 Juni 2026," kata Chandra.

Kebijakan tersebut diterapkan demi menjaga keselamatan wisatawan mengingat aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau masih berfluktuasi, meski statusnya tetap berada pada Level II (Waspada).

Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi yang dikeluarkan Pos Pantau Gunung Anak Krakatau maupun instansi terkait mengenai perkembangan aktivitas vulkanik gunung tersebut.

(Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.