TRIBUNNEWS.COM - Bagan babak 32 besar Piala Dunia 2026 telah resmi terbentuk setelah seluruh pertandingan fase grup rampung, Minggu (28/6/2026). Hasil akhir fase grup membuat peta persaingan menuju final berubah drastis.
Salah satu sorotan terbesar adalah perbedaan jalur yang harus ditempuh Argentina dan Portugal.
Jika dibandingkan, Argentina tampak mendapat jalan yang relatif lebih bersahabat menuju semifinal, sementara Portugal justru harus melewati jalur penuh rintangan sejak babak 32 besar.
Argentina yang keluar sebagai juara Grup J akan mengawali fase gugur dengan menghadapi Cape Verde, salah satu tim debutan yang sukses menciptakan kejutan dengan lolos ke babak 32 besar.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 3 Juli mendatang.
Apabila mampu mengalahkan Cape Verde, Lionel Messi dan kolega akan bertemu pemenang laga Australia kontra Mesir pada babak 16 besar.
Di atas kertas, kedua calon lawan tersebut memang tidak bisa dianggap remeh.
Namun, secara kualitas skuad maupun pengalaman di turnamen besar, Argentina tetap lebih difavoritkan untuk melangkah hingga perempat final.
Tantangan berat bagi La Albiceleste baru berpotensi hadir pada delapan besar, ketika mereka kemungkinan menghadapi Swiss atau Kolombia yang berada di jalur yang sama.
Situasi tersebut membuat Argentina terhindar lebih awal dari sejumlah kekuatan tradisional Eropa seperti Spanyol, Portugal, Prancis, Jerman maupun Belanda.
Terlepas dari siapun lawannya, Argentina memiliki faktor pendukung yang membuat mental mereka naik yakni adanya Lionel Messi.
"Secara mental (adanya Messi) membantu Argentina banget," kata Football Enthusiast Gigih dalam podcast Super Taktik di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
"Misal contoh melawan Argentina bertemu Prancis, pemain Argentina seyakinnya pasti berfikir semua pemain di lapangan yang jago hanya Messi. Dan Messi berada dipihak mereka," tambahnya.
Tantangan berat baru menanti Argentina di babak semifinal, dengan lawan yang berpotensi dihadapi adalah Brasil, Norwegia atau Jepang.
Baca juga: Jadwal 32 Besar Piala Dunia 2026 - Portugal vs Spanyol dan Jerman vs Prancis Ideal di 16 Besar
Sebaliknya, Portugal justru berada di sisi bagan yang jauh lebih padat.
Kegagalan Selecao das Quinas finis sebagai juara Grup K usai bermain imbang tanpa gol melawan Kolombia membuat mereka harus puas menjadi runner-up grup.
Akibatnya, Cristiano Ronaldo dan rekan-rekan langsung bertemu Kroasia pada babak 32 besar.
Laga tersebut diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling ketat di fase gugur mengingat kedua tim sama-sama memiliki pengalaman panjang di turnamen internasional.
Jika berhasil melewati Kroasia, Portugal kemungkinan besar akan kembali menghadapi lawan berat, yakni Spanyol yang lebih dulu dijagokan menyingkirkan Austria.
Artinya, Portugal berpotensi menjalani dua pertandingan beruntun melawan tim-tim elite Eropa hanya untuk mencapai babak perempat final.
Apabila mampu lolos dari jalur tersebut, tantangan berikutnya juga tidak kalah berat.
Portugal berpotensi bertemu Amerika Serikat atau Belgia di perempat final sebelum kemungkinan berjumpa Jerman, Prancis, Belanda ataupun Brasil di semifinal, tergantung hasil pertandingan di sisi bagan tersebut.
Perbedaan jalur ini membuat peluang Argentina untuk melaju lebih jauh dinilai sedikit lebih terbuka dibanding Portugal.
Selain lawan yang relatif lebih ringan pada dua pertandingan awal fase gugur, Argentina juga baru berpotensi menghadapi tim unggulan Eropa pada fase empat besar.
Di sisi lain, Portugal praktis harus langsung tampil maksimal sejak pertandingan pertama babak knockout karena setiap laga berpotensi mempertemukan mereka dengan kandidat juara.
Meski demikian, seluruh hitungan di atas tetap bersifat di atas kertas. Fase gugur Piala Dunia selalu menyimpan kejutan, terlebih dengan format baru yang melibatkan 32 tim pada babak knockout.
Jalur Argentina menuju semifinal:
Jalur Portugal menuju semifinal
Senin, 29 Juni 2026
Pukul 02.00 WIB - Afrika Selatan vs Kanada
Selasa, 30 Juni 2026
Pukul 00.00 WIB - Brasil vs Jepang
Pukul 03.30 WIB - Jerman vs Paraguay
Pukul 08.00 WIB - Belanda vs Maroko
Rabu, 1 Juli 2026
Pukul 00.00 WIB - Pantai Gading vs Norwegia
Pukul 04.00 WIB - Prancis vs Swedia
Pukul 08.00 WIB - Meksiko vs Ekuador
Pukul 23.00 WIB - Inggris vs RD Kongo
Kamis, 2 Juli 2026
Pukul 03.00 WIB - Belgia vs Senegal
Pukul 07.00 WIB - Amerika Serikat vs Bosnia and Herzegovina
Jumat, 3 Juli 2026
Pukul 02.00 WIB - Spanyol vs Austria
Pukul 06.00 WIB - Portugal vs Kroasia
Pukul 10.00 WIB - Swiss vs Aljazair
Sabtu, 4 Juli 2026
Pukul 01.00 WIB - Australia vs Mesir
Pukul 05.00 WIB - Argentina vs Cape Verde
Pukul 08.30 WIB - Kolombia vs Ghana
(Tribunnews.com/Ali, Giri)