Satu-satunya sisi negatif dari kemenangan penting Inggris atas Panama muncul ketika Jarell Quansah harus ditarik keluar karena cedera pergelangan kaki.
Quansah mendapat kesempatan tampil sebagai starter untuk tim nasional Inggris pada hari Sabtu setelah Thomas Tuchel melakukan lima perubahan dari laga imbang tanpa gol melawan Ghana.
Salah satu perubahan tersebut terpaksa dilakukan karena Reece James tidak bisa bermain dalam pertandingan terakhir fase Grup L.
James saat ini menunggu hasil pemindaian terkait cedera hamstring yang memaksanya menjalani pemeriksaan setelah hasil imbang 0-0 melawan Ghana.
Quansah sempat mendapat perawatan dari tim medis Inggris sebelum akhirnya berdiri dan digantikan oleh Djed Spence.
Tuchel kemudian memberikan pembaruan terkait kondisi bek Bayer Leverkusen itu, memastikan bahwa ia kini diragukan tampil pada babak 32 besar di Atlanta pada 1 Juli mendatang.
"Klasik terkilir pergelangan kaki dan dia merasakan sakit," ujar Tuchel dalam konferensi pers usai laga.
"Dia mengatakan pernah mengalami hal serupa sebelumnya dan ini hanya masalah waktu beberapa hari saja. Kakinya sekarang sudah diangkat dan diberi es."
Cedera yang dialami Quansah, ditambah kemungkinan absennya James pada laga babak 32 besar, membuat Inggris kekurangan opsi di posisi bek kanan, dengan Djed Spence menjadi satu-satunya pilihan alami yang tersisa.
“Tentu saja secara alami kami kembali kehilangan pemain di posisi yang sama,” tambah Tuchel.
“Ini akan menjadi perlombaan ketat bagi Reece James dan juga bagi Jarell Quansah, tapi tugas kami adalah menemukan solusi dan kami akan melakukannya.”
Bukayo Saka menjadi starter pada pertandingan tersebut, namun ditarik keluar beberapa detik setelah memberikan umpan gol kepada Jude Bellingham yang membuka keunggulan Inggris atas Panama, sementara Declan Rice tidak dimainkan sama sekali.
“Bukayo tidak ada masalah,” ujar Tuchel lagi. “Untuk Declan, kami memilih untuk tidak memainkannya sama sekali agar tidak berisiko mendapat kartu kuning kedua, dan itu sangat membantu kami.”