Diduga Lalai Unggah Berkas Sebabkan Siswa Gagal Ikut OSN, Ini Penjelasan Dinas Pendidikan Kota Batu
Eko Darmoko June 28, 2026 01:45 PM

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Ramai di media sosial menyebut adanya kelalaian Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Batu yang gagal mengunggah berkas-berkas pendaftaran Olimpiade Sains Nasional (OSN).

Kabar terkait ini muncul pertama kali dari Instagram @olimpiadefolk berjudul Tragedi Pendidikan Di Kota Batu.

Di dalamya berisi unggahan dengan caption "Bikin emosi kelalaian fatal Dinas lupa upload berkas, seluruh pelajar SD dan SMP di Kota Batu gagal mengikuti OSN tahun ini".

Kurang dari 24 jam diunggah, sontak unggahan tersebut menimbulkan beragam komentar dari warganet hingga lebih dari 600 komen.

“Lagian OSN online, banyak kecurangan dll. Mending balikin offline kayak dulu,” tulis akun @olimpiade_update.

“Astagfirullah anak saya sampai nangis."

"Bimbingan rutin, belajar lembur-lembur, ngerjakan dengan sungguh-sungguh, harap-harap cemas hasilnya dari kemarin pagi. Astagfirullah tolong tanggung jawabnya,” tulis @chandraning***.

Baca juga: Wujud Syukur kepada Leluhur, Warga Desa Tulungrejo Kota Batu Pertahankan Tradisi Merti Bumi

Menanggapi kegaduhan yang viral di media sosial soal pendaftaran OSN ini, Dinas Pendidikan Kota Batu membantah tudingan yang menyebut Dindik Kota Batu lalai dalam proses mengunggah berkas administrasi peserta.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Batu, Cahyawisesa Sri Rama Atmaja menegaskan, seluruh dokumen telah dikirim melalui sistem resmi OSN dan memiliki bukti lengkap proses pengunggahan.

“Semua sudah kami upload sesuai ketentuan."

"Kami memiliki bukti unggah dan seluruh persyaratan di sistem sudah dicentang sebagai lengkap."

"Faktanya, tidak pernah ada informasi bahwa berkas kami kurang,” kata Cahyawisesa kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (28/6/2026).

“Setelah seluruh tahapan selesai, status administrasi peserta juga telah dinyatakan lengkap oleh sistem,” ujarnya.

Namun ia membenarkan jika saat pengumuman hasil seleksi tingkat provinsi diterbitkan pada Jumat (26/6/2026) lalu, nama peserta asal Kota Batu tidak tercantum dalam hasil pengumuman tersebut.

Kondisi itu membuat Dinas Pendidikan langsung melakukan penelusuran dan berkoordinasi dengan panitia serta operator OSN.

“Kami langsung mengecek kembali kepada panitia."

"Hasil pengecekan menunjukkan semua persyaratan sudah terpenuhi."

"Karena itu kami mempertanyakan mengapa nama peserta Kota Batu tidak muncul dalam pengumuman dan kami terus melakukan komunikasi dengan operator OSN tingkat kota, provinsi hingga operator Kementerian Pendidikan yang tergabung dalam grup koordinasi resmi."

"Sampai saat ini jawaban yang kami terima masih sebatas informasi bahwa persoalan tersebut sedang dalam proses pengecekan,” jelasnya.

Pihaknya menegaskan, kondisi serupa tak hanya dialami Kota Batu saja, tapi juga belasan daerah lain.

Ada sekitar 12 kabupaten/kota juga mengalami  kondisi yang sama sehingga pemerintah provinsi bersama daerah terdampak terus meminta penjelasan kepada Kementerian Pendidikan.

“Ini tidak hanya dialami Kota Batu saja."

"Ada sekitar 12 daerah yang juga mengalami hal serupa."

"Kami bersama provinsi terus meminta kejelasan dari kementerian mengenai penyebab tidak munculnya nama peserta, padahal seluruh persyaratan administrasi sudah dinyatakan lengkap,” terangnya kepada SURYAMALANG.COM.

“Harapan kami ada hasil verifikasi dari Kementerian Pendidikan dan segera diterbitkan agar penyebab persoalan tersebut menjadi jelas sekaligus meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat terkait dugaan kelalaian administrasi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Alfi Nurhidayat, meminta para peserta maupun orang tua siswa untuk bersabar karena saat ini pihaknya masih terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Pendidikan.

“Mohon bersabar. Kami mencoba untuk terus berkoordinasi dengan teman-teman di Pusat."

"Kami tidak mau mencari salah dan benar, kami cuma perlu kerelaan untuk memberikan penjelasan dan menindaklanjuti OSN Kota Batu ini hingga terpilih lima peserta terbaik tiap mata pelajaran untuk mewakili ke OSN Tingkat Provinsi,” tutur Alfi Nurhidayat.

Baca juga: Stok Pertalite dan Solar Subsidi di SPBU Kota Batu Terpantau Aman

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.