Laporan Wartawan Tribun Gayo Alga Mahate Ara | Aceh Tengah
TribunGayo.com, TAKENGON - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kampung Keramat Mupakat, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, Rahma Jelita, mengajak warga memanfaatkan lahan pekarangan guna memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Ajakan itu disampaikan Rahma Jelita di Takengon, Minggu (28/6/2025), menyikapi keterbatasan lahan terbuka di Kampung Keramat Mupakat yang terletak di pusat kota Takengon dan dikenal sebagai kawasan padat penduduk.
"Lahan sekecil apa pun, baik pekarangan rumah, sisa ruang di halaman, hingga pot atau media hidroponik, harus dimanfaatkan untuk menanam sayuran, cabai, dan tanaman obat," kata Rahma Jelita.
Menurutnya, program pemanfaatan pekarangan tidak hanya menekan pengeluaran belanja harian rumah tangga, tetapi juga mendukung pemenuhan gizi seimbang dalam upaya pencegahan stunting di tingkat desa.
TP PKK Kampung Keramat Mupakat berkomitmen memberikan edukasi, pendampingan, serta stimulasi bagi kelompok wanita tani dan dasawisma setempat.
Program ini diharapkan mendorong solidaritas warga dari berbagai latar belakang untuk menciptakan lingkungan yang produktif dan mandiri pangan secara berkelanjutan.
Program ketahanan pangan merupakan serangkaian upaya sistematis yang dilakukan oleh pemerintah, komunitas maupun masyarakat.
Yaitu untuk menjamin ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan pangan yang cukup, aman, dan bergizi bagi seluruh penduduk.
Di tingkat desa atau kelurahan seperti aksi yang dilakukan TP PKK Keramat Mupakat program ini biasanya diturunkan menjadi kegiatan praktis yang langsung menyentuh masyarakat.
Hal ini dianggap penting, karena ketahanan pangan yang kuat di tingkat keluarga menjadi pondasi utama agar suatu daerah terhindar dari krisis pangan.
Kemudian menekan angka inflasi (akibat harga pangan naik), serta membantu mencegah stunting pada anak-anak. (*)
Baca juga: 556 Lansia Aceh Tengah Diwisuda, BKKBN Jadikan Gayo Percontohan Sekolah Lansia se-Aceh
Baca juga: Harga Emas di Aceh Tengah Merosot Tajam, Warga Ramai-ramai Datangi Toko
Baca juga: Baru 34 Persen, Aceh Tengah Kejar Target PAD Rp39,9 Miliar hingga Akhir 2026 Dengan Bentuk Satgas