TRIBUNNEWS.COM - Lionel Messi kembali mengukir sejarah di Piala Dunia 2026 setelah mencetak gol saat Argentina mengalahkan Yordania 3-1 pada laga terakhir Grup J, Minggu (28/6/2026) pagi WIB.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Dallas, Texas, Amerika Serikat, Messi tidak tampil sebagai starter.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, memilih mengistirahatkannya karena La Albiceleste sudah pasti lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai juara Grup J, sementara Yordania telah dipastikan tersingkir.
Messi kemudian baru dimasukkan pada menit ke-60 menggantikan Lautaro Martinez.
Meski datang dari bangku cadangan, kehadirannya langsung membawa dampak besar.
Pada menit ke-80, pemain berusia 39 tahun itu mencetak gol melalui tendangan bebas setelah dilanggar tepat di depan kotak penalti.
Dikutip dari AP, satu gol tersebut membuat Messi mencetak rekor baru.
Ia menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam tujuh pertandingan Piala Dunia secara berturut-turut.
Baca juga: Argentina Tumbangkan Yordania 3-1, Lionel Messi Cetak Gol ke-6 di Piala Dunia 2026
Rentetan gol Messi di Piala Dunia dimulai sejak babak 16 besar Piala Dunia 2022 melawan Australia.
Ia kemudian membobol gawang Belanda, Kroasia, dan mencetak dua gol di final melawan Prancis sekaligus membawa Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022.
Ketajamannya berlanjut di Piala Dunia 2026 dengan hattrick ke gawang Aljazair, dua gol saat menghadapi Austria, serta satu gol ke gawang Yordania.
Selain menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam tujuh pertandingan Piala Dunia secara beruntun, Messi juga memperpanjang rekor lainnya.
Dengan koleksi 19 gol, Messi semakin mengukuhkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Mantan pemain PSM Makassar, Hasim Kipuw, sebelumnya telah memprediksi jika Messi akan tetap menjadi sosok sentral dalam permainan Argentina di Piala Dunia 2026 meski telah menginjak 38 tahun.
"Umur 38 tidak menjadi halangan untuk selalu berikan perform yang terbaik,” kata Hasim Kipuw, dikutip dari Tribun Timur.
Baca juga: Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026: Argentina Dapat Jalur Lebih Mudah ketimbang Portugal
Meski telah meraih berbagai gelar bergengsi sepanjang kariernya, termasuk delapan trofi Ballon d'Or, Messi belum pernah memenangkan sepatu emas sebagai pencetak gol terbanyak di Piala Dunia.
Pada edisi 2026, peluang tersebut terbuka lebar.
Hingga akhir fase grup, Messi telah mengoleksi enam gol dan unggul dua gol atas para pesaing terdekatnya, yakni Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Erling Haaland.
Lebih lanjut, kini Messi mengoleksi 123 gol internasional dari 202 penampilan bersama Argentina.
Adapun nantinya, Argentina yang keluar sebagai juara Grup J akan melakoni babak 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Cape Verde pada 3 Juli mendatang.
(Tribunnews.com/Isnaini) (TribunTimur/Kaswadi Anwar)