TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Masa libur sekolah dimanfaatkan ratusan anak di Kabupaten Sukoharjo untuk mengikuti khitanan massal yang digelar di Pendopo Graha Satya Praja (GSP), Sabtu (27/6/2026).
Selain mendapatkan layanan sunat secara gratis, para peserta juga menerima santunan uang saku serta perlengkapan sekolah sebagai bekal memasuki tahun ajaran baru.
Sebanyak 285 anak mengikuti kegiatan sosial yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sukoharjo melalui Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.
Program tahunan tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan Sukoharjo Sehat sekaligus membantu meringankan beban keluarga.
Ketua Baznas Kabupaten Sukoharjo, Sardiyono, mengatakan pelaksanaan khitanan massal sengaja dijadwalkan saat masa libur sekolah agar anak-anak memiliki waktu yang cukup untuk menjalani pemulihan sebelum kembali belajar.
Baca juga: Info Resto di Sukoharjo Makanan Enak, Cocok untuk Makan Malam Bareng Keluarga di Momen Libur Sekolah
"Memang kami laksanakan pada saat libur sekolah. Tujuannya agar anak-anak memiliki waktu yang cukup untuk pemulihan, sehingga ketika masuk sekolah nanti mereka sudah bisa kembali beraktivitas seperti biasa," ujar Sardiyono.
Tak hanya memperoleh layanan khitan gratis, setiap peserta juga menerima paket bantuan berupa baju muslim, peci, sarung, uang saku sebesar Rp200 ribu, serta perlengkapan sekolah berupa alat tulis lengkap.
"Masing-masing anak menerima satu paket bantuan berupa baju muslim, peci, sarung, uang saku sebesar Rp200 ribu, serta perlengkapan sekolah berupa alat tulis lengkap," jelas Sardiyono.
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir membuka sekaligus meninjau jalannya kegiatan. Ia mengapresiasi Baznas, para muzaki, dan tenaga medis yang kembali menyelenggarakan khitanan massal bagi masyarakat.
"Hari ini saya bersama Forkopimda menghadiri khitanan massal yang diadakan oleh Baznas Kabupaten Sukoharjo. Ini merupakan program tahunan dalam rangka Sukoharjo Sehat yang dilaksanakan oleh Baznas dengan total peserta sebanyak 285 anak," kata Etik.
Baca juga: Panen Raya Bareng Gubernur Jateng, Bupati Etik Sebut Sukoharjo Salah Satu Kabupaten Penyangga Pangan
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar memberikan layanan kesehatan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian sosial kepada keluarga yang membutuhkan. Ia berharap seluruh peserta tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, kuat, dan berakhlak mulia.
"Semoga dengan kegiatan ini dapat mewujudkan anak-anak yang saleh, sehat, cerdas, dan kuat. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para muzaki yang telah menyisihkan 2,5 persen rezekinya melalui Baznas untuk membantu anak-anak yang membutuhkan," tuturnya.
Untuk melayani seluruh peserta, sebanyak 28 tenaga medis dari Baznas dan sejumlah rumah sakit swasta di Kabupaten Sukoharjo diterjunkan selama pelaksanaan kegiatan.
Dengan dukungan tersebut, proses khitanan massal diharapkan berjalan lancar sehingga anak-anak dapat segera pulih dan siap kembali bersekolah usai masa liburan.
(*)