TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIR PENGARAIAN - Bupati Rohul Anton bersama wakilnya, Syafaruddin Poti ikut bersama kontingen kafilah kala pawai pembukaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-XLIV tingkat Provinsi Riau, Sabtu (27/6/2026) di Kuansing. Mereka berjalan kaki menyusuri jalanan di kota Teluk Kuantan.
Kedua pemimpin Rohul tersebut didampingi istri masing-masing. Ada dr. Yeni Dwi Putri di sisi Bupati Anton dan Hj. Masni Taher disamping Wabup Syafaruddin Poti.
Bila biasanya para pemimpin berada di tenda VIP menunggu rombongan, namun Bupati Anton dan Wabup Syafaruddin berserta istri masing-masing berbeda.
Mereka ikut berjalan kaki bersama rombongan kafilah Rohul. PJ Sekda Yusmar dan istri serta pejabat Pemkab Rohul lainnya juga ikut serta.
Rute pawai bukannya dekat namun berjarak cukup jauh yakni sekitar 1 km lebih.
Start pawai dimulai dari Simpang Tugu Pelajar ke tepian Narosa Sungai Kuantan, yang merupakan pusat pelaksana MTQ Riau 2026.
Pagi itu, panas matahari sudah menyebar di Kota Jalur. Walau demikian, terik matahari tidak menyurutkan langkah kaki Bupati Anton Cs. Bahkan gerak kaki mereka justru seirama.
Baca juga: Personel Pengamanan MTQ Riau di Kuansing Ditambah Jadi 752 Orang, Ada Tim Mobile
Baca juga: Semoga Meraih Hasil Terbaik, Kafilah MTQ Rohul Berankat ke Kuansing untuk Berlaga di MTQ Riau 2026
"Kami ingin memastikan seluruh rombongan, dari para pejabat, camat, kepala desa, kepala sekolah, hingga seluruh peserta pawai, sampai ke garis finish dengan selamat dan bahagia," ujar Bupati Anton di sela-sela pawai.
Langkah kaki para pemimpin ini menjadi bahan bakar semangat bagi rombongan Forkopimda dan aparatur daerah yang ikut berpeluh keringat di bawah langit Kuansing. Atraksi dari Marcing Band Gita Karya Praja, rebana, hingga atraksi seni budaya khas Rokan Hulu ditampilkan sepanjang jalan, membius mata masyarakat Kuantan Singingi yang memadati trotoar.
Ada sekitar 3000 warga dalam kontingen Rohul dalam pawai ini. Jumlah ini terbilang sangat banyak.
Bukan sekadar ikut meramaikan, Negeri Seribu Suluk seolah-olah sedang "menjemput marwah". Dengan kekuatan penuh tak kurang dari 3.000 peserta barisan Rohul membentang panjang, menciptakan pemandangan spektakuler dari garis start di Simpang Tugu Pelajar hingga garis finish di Pusat Purna MTQ.
Perjalanan kontingen Rohul pun diiringi riuh rendah tabuhan musik tradisional dan gemuruh tepuk tangan warga. Warga tuan rumah pun ikut serta memberi semangat sembari menyalami Bupati Anton dan Wabup Syafaruddin Poti.
Bupati Anton tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas dedikasi warganya. Begitu juga sambutan warga tuan rumah.
"Apresiasi setinggi-tingginya untuk seluruh rombongan. Kekompakan ini, atraksi budaya ini, adalah wajah asli Rokan Hulu," katanya.
Momen hangat terjadi saat rombongan Rokan Hulu melintasi panggung utama. Langkah kaki Bupati Anton dan Wakil Bupati Syafaruddin Poti sempat berhenti sejenak. Di atas panggung, Bupati Kuansing DR. H. Suhardiman Ambyar, MM, dan Wakil Bupati H. Muklisin telah menunggu dengan senyum lebar.
Sebuah cenderamata sebagai bentuk tali asih diserahkan langsung oleh pemimpin Rohul kepada pemimpin Kuansing. Sebuah simbol diplomasi budaya yang manis, tanda hormat dari sang tamu kepada sang tuan rumah, sekaligus doa agar perhelatan syiar Islam di Kuansing berjalan sukses.
Pawai sendiri dilepas oleh Asisten I Provinsi Riau, H. Zulkifli Syukur. Pawai ini menjadi unjuk kekompakan kontingen Rohul kepada seluruh kabupaten/kota se-Riau.
(Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan)