Perencanaan Berbasis Data Jadi Kunci Penguatan Literasi dan Numerasi di Tiga Kabupaten Jambi
Tommy Kurniawan June 28, 2026 06:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan tidak cukup hanya melalui penambahan program, tetapi juga memerlukan perencanaan yang didasarkan pada data dan kebutuhan nyata di lapangan. Pendekatan inilah yang tengah diperkuat di Provinsi Jambi melalui kolaborasi Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Jambi dan Tanoto Foundation.

Selama 23–25 Juni 2026, kedua lembaga tersebut menyelenggarakan “Workshop Perencanaan Berbasis Data untuk Peningkatan Literasi dan Numerasi” di Kabupaten Tebo, Batang Hari, dan Muaro Jambi. Kegiatan ini melibatkan Kepala Dinas Pendidikan, perwakilan bidang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), bidang perencanaan, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), serta tim BPMP Provinsi Jambi dan Tanoto Foundation.

Workshop menjadi ruang bersama bagi pemerintah daerah untuk menyusun program pendidikan yang lebih terarah dengan memanfaatkan hasil Rapor Pendidikan dan indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan sebagai dasar pengambilan keputusan.

Dalam kegiatan tersebut, BPMP Provinsi Jambi memaparkan capaian pemenuhan SPM Pendidikan di masing-masing daerah sekaligus memberikan rekomendasi subkegiatan prioritas yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah. Pendekatan berbasis data ini diharapkan mampu menghasilkan perencanaan yang lebih efektif, sekaligus memastikan setiap alokasi anggaran memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan.

Sementara itu, Tanoto Foundation memberikan pendampingan teknis dalam menyusun program peningkatan literasi dan numerasi yang lebih spesifik, terukur, dan berorientasi pada hasil belajar peserta didik. Melalui pendampingan tersebut, pemerintah daerah didorong untuk menerjemahkan data pendidikan menjadi program prioritas yang realistis dan sesuai dengan kebutuhan sekolah.

Baca juga: Roy Suryo Dipastikan Hadiri Sidang Perdana Praperadilan, Gugat Penangkapan hingga Pencekalan

Baca juga: Blusukan Jokowi, Guntur: Tidak Akan Memberikan Dampak Besar Terhadap Kekuatan PDIP

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi, Dr. Kasyful Iman, S.Pd.I., M.Pd.I mengapresiasi dukungan yang diberikan BPMP dan Tanoto Foundation, terutama di tengah tantangan efisiensi anggaran yang dihadapi pemerintah daerah.

"Program Dinas Pendidikan akan tetap mengacu pada capaian Standar Pelayanan Minimal Pendidikan. Namun, dengan adanya bantuan teknis ini, kami dapat menyusun program berdasarkan skala prioritas meskipun berada dalam situasi efisiensi anggaran. Selain itu, penyusunan program peningkatan literasi dan numerasi yang lebih konkret akan mempermudah pencapaian hasil yang diharapkan," ujarnya.

Pendekatan perencanaan berbasis data dinilai menjadi semakin penting mengingat tantangan peningkatan kualitas pembelajaran tidak dapat diselesaikan melalui program yang bersifat umum. Setiap daerah memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda sehingga kebijakan yang disusun perlu berangkat dari potret kondisi pendidikan masing-masing wilayah.

Melalui workshop ini, pemerintah daerah juga menyepakati langkah tindak lanjut berupa pengawalan pemenuhan subkegiatan SPM Pendidikan serta penyusunan program peningkatan literasi dan numerasi yang lebih rinci, terukur, dan berkelanjutan.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, BPMP Provinsi Jambi, dan Tanoto Foundation diharapkan menjadi contoh praktik baik dalam memperkuat tata kelola pendidikan berbasis bukti (evidence-based policy). Dengan perencanaan yang lebih tepat sasaran, setiap kebijakan dan program pendidikan diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran serta kompetensi literasi dan numerasi peserta didik di Kabupaten Tebo, Batang Hari, dan Muaro Jambi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.