BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Menyusuri Sungai Amandit di Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dengan balanting paring menjadi kesan yang menyenangkan bagi Diana Noviati.
Putri Pariwisata Persahabatan Kalimantan Selatan 2025 ini begitu antusias ketika ikut sebagai peserta Festival Bamboo Rafting 2026 di Loksado, HSS, Minggu (28/6/2026).
Sekitar tiga jam menyusuri Sungai Amandit di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), Diana bersama peserta lainnya tiba di garis Finish di Tugu Niih, Desa Hulu Banyu, Kecamatan Loksado siang hari.
Setibanya di lokasi, para peserta menyempatkan beristirahat sekaligus makan siang sambil menunggu jemputan untuk kembali ke Desa Loklahung dan Loksado yang menjadi titik Start.
Diana mengakui sangat terkesan dan menjadi pengalaman berharga mengikuti FBR, meski sudah tiga kali.
“Memang festival ini sangat Worth it (menjanjikan) untuk diikuti wisatawan, karena menyajikan atraksi wisata yang sangat menarik dan asyik,” kata warga HSS ini.
Menurutnya, perjalanan FBR setiap tahun sudah pasti sangat bagus sampai membuat ketagihan untuk selalu mencoba.
Diutarakan Diana, agar kedepannya panitia pelaksana perlu memperhatikan terkait akomodasi.
Baca juga: Sekolah Rakyat di Kalsel Mulai Lakukan Penjangkauan Siswa Baru, Bakal Tempati Bangunan Baru
“Karena banyak yang menanyakan soal akomodasi atau angkutan dari Kandangan Kota menuju Loksado. Tidak semua masyarakat maupun peserta yang berani menuju ke Loksado mengingat kondisi jalan cukup curam dan menanjak ditambah tikungan. Banyak yang takut bagi yang belum berpengalaman,” terangnya.
Meski penginapan kebanyakan tersedia di Loksado. Namun, ada beberapa peserta masih yang menginap di perkotaan.
“Kalau tahun kemarin tersedia angkutan (bus), sehingga banyak berharap agar nantinya disediakan lagi angkutan tersebut walaupun tidak ada penginapan di Loksado, tapi mereka ingin terbantu adanya angkutan tadi,” bebernya.
Dirinya berharap FBR di tahun selanjutnya akan semakin berkembang, meriah dan terbuka untuk umum.
Berbeda dengan Diana. Syahrul peserta asal Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mengakui banyak pengalaman dan relasi yang didapat saat mengikuti Festival Bamboo Rafting (FBR) yang digelar selama tiga hari tadi, 26–28 Juni 2026.
“Banyak kenalan dengan peserta lain, saling tukar kontak media sosial dan berbagai cerita atau pengalaman, sehingga dapat mengenal daerah lain juga,” kata peserta asal Putra dan Putri HST ini.
Festival Bamboo Rafting di Loksado HSS 2026 dilepas Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhidin. Agenda yang masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata ini, dihadiri kepala daerah atau perwakilan, Forkopimda, pejabat di pemprov.
Turut hadir langsung Bupati HSS Syafrudin Noor, bersama Wakil Bupati Suriani masing-masing didampingi istri dan pejabat serta pejabat Kabupaten HSS. (Banjarmasinpost.co.id/Adiyat Ikhsan)