Pangdam IX/Udayana Resmikan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih di Desa Kiuola TTU 
Alfons Nedabang June 28, 2026 08:19 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon 

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto meresmikan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih di Desa Kiuola, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Minggu (28/6/2026). Jembatan tersebut dibangun oleh Kodim 1618/TTU dan masyarakat.

Pangdam IX/Udayana didampingi Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo, Danbrigif 21/Komodo Kolonel Inf Agus Ariyanto, Dandim 1618/TTU Letkol Arm Bambang Heryanto, Kapolres TTU AKBP Eliana Papote, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yon Arhanud 2/ABW/2 Kostrad Letkol Arh Endis Fahrul Rizal, dan Danyon TP 877/Biinmaffo Letkol Inf Muhammad Sandi Helly Wijaya. Turut hadir, tokoh adat, tokoh agama serta masyarakat 

Saat tiba di lokasi, rombongan disambut dengan tutur adat atau Takanab dan tarian adat. Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto dikenakan pakaian adat budaya setempat.

 Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto mengatakan, pembangunan jembatan di wilayah krusial merupakan Program Presiden RI, Prabowo Subianto. Jembatan tersebut dibangun oleh TNI bersama masyarakat Desa Kiuola.

Baca juga: Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Bantu Pemasangan Instalasi Perpipaan di Desa Naekake B, TTU 

Ia menyampaikan syukur dan terima kasih kepada Presiden RI yang telah memberikan perhatian khusus kepada masyarakat di wilayah. 

"Secara khusus atas rampungnya pembangunan jembatan yang merupakan bagian dari dukungan terhadap program pembangunan nasional," ujarnya.

Jembatan Perintis Garuda Merah Putih Desa Kiuola merupakan harapan masyarakat setempat. Di sisi lain fasilitas jembatan ini merupakan solusi atas keterbatasan akses menuju desa di seberang sungai. 

Piek mengajak semua masyarakat agar menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar bisa dirasakan manfaatnya dalam kurun waktu yang lama. 

Ia juga berpesan agar anak-anak dan pengguna kendaraan bermotor selalu mengutamakan keselamatan ketika melintas di jembatan itu.

"Jembatan ini milik kita bersama. Gunakan dengan bijaksana, rawat dengan baik, sehingga dapat dinikmati oleh anak cucu kita di masa yang akan datang," ungkapnya.

Kepala Desa Kiuola, Primus Rusae menyampaikan terima kasih kepada Presiden yang sudah membangun jembatan penyeberangan di desa itu. Puluhan tahun warga Desa setempat mengharapkan adanya pembangunan fasilitas jembatan di lokasi ini.

Baca juga: Oknum Anggota DPRD TTU Bukan Sekali Intimidasi Nakes, Dokter Icha Pakaenoni Korban Terakhir

Penantian panjang masyarakat Desa Kiuola berbuah kebahagiaan. Jembatan Perintis Garuda Merah Putih yang selama ini menjadi harapan besar warga kini sudah bisa digunakan.

Kehadiran jembatan Perintis Garuda tersebut menjadi tonggak penting dalam membuka keterisolasian wilayah sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat untuk mengakses sektor pertanian, pendidikan, kesehatan, serta berbagai aktivitas sosial dan ekonomi. 

Ia berharap, pembangunan Jembatan Garuda di Kabupaten TTU diharapkan tidak hanya menyasar Desa Kiuola tetapi wilayah desa lain yang mengalami persoalan yang sama. 

Selain meresmikan jembatan, Pangdam IX/Udayana Beserta Rombongan Di Dampingi oleh Dandim 1618/TTU Letkol Arm Bambang Heryanto S.Sos, Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP., M.A turut menyerahkan bingkisan kepada anak-anak sekolah sebagai bentuk perhatian terhadap dunia pendidikan di wilayah perbatasan. (bbr)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.