Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
TribunGayo.com, KUTACANE - Harga komoditi kakao kering ditingkat petani di Aceh Tenggara, Provinsi Aceh dilaporkan stabil yakni Rp 70.000 per kilogram, Minggu (28/6/2026).
Sementara itu, harga pinang muda naik dari Rp 6.000 per kilogram menjadi Rp 7.000 per kilogram.
Tauke Kakao di Aceh Tenggara, Sabri alias Win kepada TribunGayo.com mengatakan, saat ini harga kakao kering di pasaran stabil yakni 70.000 per kilogram.
Harga kakao tak bergerak karena di pasaran Medan harga komoditi kakao kering belum ada pergeseran, sehingga di tingkat petani di Aceh Tenggara harga masih stagnan.
Sementara itu, Tauke Pinang di Lawe Loning Aman, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Aceh Tenggara, Sabirin Ginting mengatakan, harga pinang muda sejak empat hari terakhir ini bergerak naik dari Rp 6.000 per kilogram menjadi Rp 7.000 per kilogram.
Harga pinang muda naik, karena saat ini stok di pasaran menipis karena lagi sistem buah Trek.
Dikatakan, pinang muda dipasarkan ke Medan, Sumatera Utara.
"Pinang muda ini paling lama tiga hari disimpan dan kemudian di pasarkan, karena buah pinang muda tak bisa disimpan terlalu lama, karena buah bisa berubah warna dan busuk," sebutnya.
Petani Kakao di Desa Lawe Loning Aman, Aceh Tenggara, Sukri mengatakan hari ini harga kakao kering masih stabil Rp 70.000 per kilogram.
"Semoga kedepannya harga kakao terus bergerak naik hingga dilevel Rp 100 ribu lebih per kilogram.
Sebab biji kakao kering ini sangat meningkat permintaannya di pasaran karena cukup dibutuhkan untuk diolah menjadi berbagai jenis makanan ringan, susu dan produk kosmetik," ujar Sukri. (*)
Baca juga: GeRAK Minta Kapolres Baru Aceh Tenggara Fokus Berantas Korupsi
Baca juga: Lagi, Harga Kakao Kering di Aceh Tenggara Naik Rp 5.000 per Kilogram
Baca juga: Pernah Tinggal di Aceh Tenggara, Brigjen Pol Ruddi Setiawan Diminta DPR Berantas Korupsi dan Narkoba