TRIBUN-TIMUR.COM, WAJO - Dalam tradisi Bugis-Makassar, tradisi uang panai' sebagai syarat pernikahan jadi tantangan tersendiri bagi laki-laki.
Umumnya uang panai' saat ini nominalnya bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta.
Dengan besaran uang panai' itu tahun 2022 lalu, Muhammad Asdar tak pernah membayangkan bisa mengumpulkannya demi bisa mempersunting sang pujaan hati.
Tapi, berkat keputusannya gabung sebagai agen BRILink, pemuda berusia 27 tahun itu bisa mewujudkannya.
Asdar merupakan warga Desa Wele, Belawa, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Saat ini, ia sudah mendirikan dua kios agen BRILink di lokasi yang berbeda.
Salah satu kios BRILink miliknya berada di Jl Poros Anabanua-Belawa, Desa Wele, Kecamatan Belawa.
Asdar awalnya tertarik menjadi agen BRIlink dari kerabatnya yang juga agen.
"Saya kan dulu kuliah, kebetulan kampus dekat dengan salah satu agen BRIlink, dari situ saya tertarik merintis usaha ini," ujarnya kepada Tribun-Timur.com saat ditemui di Warkop 12 Sengkang, Minggu (28/6/2026) sore.
Baca juga: Dulu Buruh Harian, Perekonomian Syamsul Bahri Kian Membaik Setelah Gabung Agen BRILink
"Awalnya juga saya mau buka usaha campuran, tapi karena mau fokus satu saja, makanya pilih BRIlink," sambungnya.
Dari situ, ia menekuni pekerjaan ini.
Awal tahun 2022, bermodalkan tekad dan keinginan kuat, Asdar didukung orang tua mulai membangun kios di depan rumah pamannya.
"Saya bangun memang kios disitu, depan rumahnya omku. Alhamdulillah berjalan sampai sekarang," urainya.
"Daripada keluar cari kerjaan lain, mending buka usaha sendiri yang penting jujur dan gigih. Tidak boleh mengeluh," tambahnya.
Untuk jam operasional, jam 9 sampai jam 11 malam.
"Buka setiap hari, pagi jam sembilan dan tutup kios itu malam jam sebelas," paparnya.
Tak sampai di situ, Asdar juga mengaku punya satu karyawan.
"Sudah ada satu orang karyawan, keluarga sendiri (sepupu)," bebernya.
Setiap hari, sekira puluhan nasabah (pelanggan) dilayani.
Baik itu layanan transfer hingga tarik tunai sesama BRI dan bank lain.
"Kebanyakan tarik tunai, kalau warga mau ke pasar pasti singgah tarik uang dulu," kata Alumni Universitas Puangrimaggalatung 2022 itu.
Tak hanya itu, dari keuntungan usaha BRIlink, Asdar pun meminang pujaan hatinya.
"Alhamdulillah karena hasil usaha ini juga saya bisa menikah, bulan April kemarin menikahi pujaan hati," ungkapnya dengan senyum sumringah.
"Jujur 80 persen hasil usaha dari ini kasi menikah ka, syukkuri maraja (syukur sekali). Selebihnya, dibantu orang tua dan kerabat," tambahnya.
Sekarang, Asdar buka cabang BRIlink keduanya, tidak jauh dari cabang pertama.
"Sudah ada dua kios agen BRIlink, alhamdulillah. Di Dusun Cebbia," sebutnya.
Olehnya itu, selama menjadi agen Brilink, kebutuhan sehari-hari dirasa tercukupi.
"Menutupi kebutuhan harian, ada juga bisa ditabung," bebernya.
Sembari usaha brilink, Asdar juga punya keseharian bertani.
"Saya juga bantu orang tua di Sawah, kalau sudah selesai urusan di Brilink pasti ke Sawah," ungkapnya.
Asdar berharap kedepannya pelayanan BRI semakin membaik.
"Semoga kedepannya BRI meningkatkan layanan terhadap agen dan mempermudah aksesnya untuk transaksi," pintanya.
"Setiap bulan laporan ke BRI Cabang. Kadang juga dapat fee kalau memenuhi target transaksi yang ditentukan BRI Cabang itu sendiri," tuturnya.
Hadirnya kios BRILink milik Asdar sangat membantu bagi warga sekitar.
Salah satunya yang paling merasakan yakni Hj Irma.
Ia menyebut semenjak ada agen BRIlink di Desanya, akses layanan transaksi keuangan lebih mudah.
"Syukur sekali ada BRIlink, mempermudah urusan. Tidak jauh lagi ke kota tarik uang karena di sini (Brilink) dilayani semua," ujarnya.
"Langganan memang saya di sini Brilink milik Asdar. Hampir setiap hari transaksi, biaya adminnya murah dan terjangkau, daripada jauh-jauh lagi," tandasnya.
Agen BRILink Kian Diminati
Agen BRILink mengalami lonjakan berdasarkan data terbaru Desember 2025.
Khusus di BRI Region 15 Makassar yang menaungi wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku, total agen BRILink mencapai 71.255 unit.
Kios-kios agen BRILink yang tersebar di area BRI Region 15 Makassar itu mencapai 130 juta kali transaksi.
Iwan Suprianto selaku Regional Mikro Banking Head BRI Region 15 Makassar menyebut kehadiran para agen resmi ini sesuai dengan harapan pihaknya.
"Tujuan kami jelas bagaimana agen BRILink menjadi perpanjangan tangan kami dimana ini menjadi upaya BRI emperluas akses di tempat-tempat yang tidak ada kantor konvensionalnya,” ucapnya.
Baca juga: Dari Biaya Kuliah hingga Sekolahkan 3 Anak, Rejeki Nurul Zaurah Gabung Agen BRILink
Terkhusus di wilayah pedesaan, BRI Region 15 Makassar sedang memperkuat layanan agen BRILink khususnya di daerah Blank Spot yang belum tersentuh akses keuangan BRI.
Bagi yang berminat menjadi mitra dari BRI sebagai agen BRILink, pendaftaran terus dibuka dan melayani daerah mana saja.
“Kita akan terus monitor yang mengajukan, di daerah mana saja mereka. Kalau daerahnya di sana belum ada (BRILink), tentu kita akan lihat,” tutup Iwan Suprianto.(*)