Inovasi Tepung Singkong Gantikan Terigu Impor di Ladang Lima Surabaya Bikin Pejabat LAN RI Takjub
Dyan Rekohadi June 29, 2026 12:49 AM

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Puluhan pejabat tinggi negara yang tergabung dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) turun langsung mengendus rahasia sukses hilirisasi singkong di pabrik pangan sehat Ladang Lima Surabaya, Minggu (28/6/2026).

Langkah itu diambil untuk membedah inovasi pangan bebas gluten lokal yang sukses menembus pasar modern dan menekan dominasi bahan baku impor.

Kehadiran para birokrat level atas ini diharapkan mampu menelurkan regulasi baru yang berpihak pada kesejahteraan petani lokal.

Sektor industri kreatif berbasis agrikultur dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga kedaulatan pangan nasional di masa depan.

Baca juga: Peserta PKN Tingkat I LAN RI Susun Policy Brief di Kota Mojokerto

 

Solusi Murah Pengganti Terigu Impor

Sebanyak 35 peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan LXVI Tahun 2026 Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) melakukan kunjungan lapangan ke pabrik Ladang Lima di Surabaya, Jawa Timur ini.

“Ladang Lima menghadirkan produk pangan sehat bebas gluten berbasis singkong sebagai alternatif tepung terigu. Melalui proses fermentasi, kami mengolah singkong menjadi tepung dengan karakteristik menyerupai tepung terigu sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku berbagai produk pangan,” ujar CEO PT Agung Bumi Agro atau yang terkenal dengan brand Ladang Lima, A.A. Raka Bagus Vinaya.

Melalui proses bioteknologi sederhana, nilai ekonomi komoditas singkong yang awalnya dipandang sebelah mata kini melonjak drastis.

Langkah itu sekaligus membuktikan bahwa ketergantungan industri makanan terhadap pasokan gandum luar negeri bisa ditekan secara perlahan.

Baca juga: Bertemu Peserta PKN LAN RI di Surabaya, Ini Pesan Sekdaprov Jawa Timur

 

Kiblat Baru Kebijakan Pangan Nasional

Dialog interaktif antara manajemen perusahaan dan para peserta diklaim melahirkan banyak ide segar untuk memangkas birokrasi perizinan usaha mikro.

“Kami berharap kunjungan ini dapat memperkaya perspektif para peserta dalam menyusun rekomendasi kebijakan yang lebih inovatif, adaptif, serta berorientasi pada penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi lokal, dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” kata Sekretaris Utama LAN RI, Andi Taufik.

Pemerintah berkomitmen akan terus mengawal replikasi model bisnis seperti itu agar bisa diterapkan di berbagai daerah lain di Indonesia.

“Kami berharap kunjungan ini dapat memperkaya perspektif para peserta dalam menyusun rekomendasi kebijakan yang lebih inovatif, adaptif, serta berorientasi pada penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi lokal, dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” tutup Andi Taufik.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.