Nusra Youth Day 3 di Maumere: OMK Bersiap Live-In di Rumah Umat ,"Ngopi" Bareng Uskup hingga Ziarah
Cristin Adal June 29, 2026 04:42 AM

 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – Orang Muda Katolik (OMK) dari sembilan keuskupan se-Nusa Tenggara dan Bali dijadwalkan berkumpul di Keuskupan Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka akan menghadiri gelaran akbar Nusra Youth Day (NYD) 3 yang berlangsung pada 1–5 Juli 2026.

Ketua Panitia NYD 3 Adrianus Firminus Parera menyatakan bahwa kesiapan infrastruktur, akomodasi, dan agenda acara saat ini telah mencapai 90 persen. Pertemuan edukatif dan rohani tiga tahunan ini diharapkan tidak sekadar menjadi ajang seremonial, tetapi juga wadah refleksi kritis bagi generasi muda.

"Bagi saya, kepercayaan ini adalah sebuah amanah, amanat, sekaligus mandat dari Bapak Uskup untuk mengonsolidasikan seluruh sumber daya yang ada demi kelancaran acara," ujar pria yang akrab disapa Alvin Parera tersebut dalam program Flores Bicara, Jumat (26/6/2026).

Mitigasi Bencana

Berdasarkan data sementara panitia, tercatat 836 peserta resmi yang sudah terdaftar. Namun, jumlah tersebut diproyeksikan melonjak hingga 1.300 orang saat pembukaan. Kontingen peserta dijadwalkan tiba serentak pada Rabu, 1 Juli 2026, melalui rute darat, laut, dan udara.

Menanggapi situasi alam regional yang fluktuatif, Alvin menegaskan bahwa panitia telah menyiapkan langkah mitigasi jika terjadi kendala penerbangan di Bandara Frans Seda Maumere akibat aktivitas vulkanik.

"Jika terjadi erupsi lagi, kami sudah punya upaya mitigasi. Di mana pun kontingen tiba, tim kami siap menjemput," tegas Alvin yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Sikka.

Baca juga: Gelora Samador Maumere Jadi Lokasi Utama Misa Pembukaan Nusra Youth Day 3

Live in

Salah satu keunikan NYD 3 kali ini adalah penerapan metode live-in (tinggal bersama). Alih-alih menginap di hotel, para peserta akan membaur di rumah-rumah umat yang tersebar di 17 titik di wilayah Kecamatan Nita. Seluruh kebutuhan konsumsi harian peserta akan ditanggung secara mandiri dan sukarela oleh warga setempat yang bertindak sebagai orang tua asuh.

Revitalisasi Gelora Samador dan Seminar Nasional

Stadion Gelora Samador Maumere dipilih menjadi lokasi utama untuk upacara pembukaan dan pentas seni. Stadion ini memiliki nilai historis mendalam karena pernah menjadi lokasi misa akbar yang dipimpin oleh Paus Yohanes Paulus II pada 1989.

"Setelah hampir 20 tahun tempat itu tidak pernah lagi digunakan untuk misa besar, hari ini kami merenovasi kembali stadion ini, khususnya pada area altar utama dan fasilitas sanitasi dasar," jelasnya.

Dengan mengusung tema "Berjalan Bersama Membangun Bangsa dan Kerajaan", NYD 3 dirancang untuk membentengi moral generasi muda dari dua tantangan zaman: sekularisme (gaya hidup materialistis) dan relativisme.

Panitia menjadwalkan seminar nasional pada Sabtu, 4 Juli 2026, di Lepo Bispu, Ritepirit. Seminar tersebut akan menghadirkan narasumber berkompeten, antara lain Uskup Agung Ende, Romo Patrisius Allegro (pakar iman digital), dan Romo Chrisantus Pascalis Saturnus (aktivis kemanusiaan).

Baca juga: Keuskupan Maumere Siap Gelar Nusra Youth Day III, Ribuan Orang Muda Katolik Bakal Hadir

Dampak Ekonomi dan Pariwisata Religi

Meskipun kondisi fiskal daerah sedang terbatas, Pemerintah Kabupaten Sikka memberikan dukungan penuh berupa dana hibah sebesar Rp 200 juta. Sektor keamanan juga diperkuat dengan keterlibatan aktif dari Polres Sikka dan Kodim setempat.

Selain menjadi ajang rohani, NYD 3 diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi kreatif. Panitia menyediakan ruang khusus bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk memasarkan produk mereka di sekitar lokasi acara.

Kontingen juga akan diajak melakukan "Ziarah Kreatif" ke berbagai situs rohani, seperti Patung Bunda Maria Segala Bangsa Nilo, Gereja Tua Sika, dan Magepanda, guna mempromosikan peta pariwisata religi di Pulau Flores.

Ngobrol Pintar "Ngopi"

Salah satu agenda utama yang paling dinantikan adalah "Ngopi" alias Ngobrol Pintar. Dalam sesi khusus ini, para utusan orang muda akan berdialog langsung dengan sembilan orang uskup se-Nusra dan Bali.

Para utusan OMK tersebut datang dari berbagai wilayah regional, meliputi Keuskupan Labuan Bajo, Keuskupan Ruteng, Keuskupan Agung Ende, Keuskupan Larantuka, Keuskupan Atambua, Keuskupan Weetebula, Keuskupan Denpasar, Keuskupan Agung Kupang, serta tuan rumah Keuskupan Maumere.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.