Kanada Cetak Sejarah! Gol Injury Time Eustaquio Singkirkan Afrika Selatan
Muhammad Nursina Rasyidin June 29, 2026 05:24 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Hasil matchday pertama babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Afrika Selatan vs Kanada berakhir dengan skor tipis 0-1, Senin (29/6/2026).

Gol semata wayang yang tercipta di Stadion Los Angeles itu dicetak oleh Stephen Eustaquio di masa injury time babak kedua, tepatnya pada menit ke-90+2.

Kemenangan ini mengantarkan Kanada ke babak 16 besar Piala Dunia dan menjadi capaian pertama bagi tim berjuluk Les Rouges itu.

Kanada juga tercatat sebagai tim pertama yang melangkahkan kaki di Piala Dunia 2026.

Satu dari sembilan wakil Afrika yang melaju ke babak fase gugur tumbang, tersisa delapan lagi yaitu Maroko, Senegal, Aljazair, Pantai Gading, Cape Verde, Ghana, Mesir, dan RD Kongo.

Pencapaian ini setidaknya mematahkan prediksi banyak pihak yang menilai Kanada sulit untuk melangkah ke babak 16 besar.

Salah satu faktor yang memengaruhi tim asuhan Jesse Marsch itu adalah dukungan publik tuan rumah, serta bagan yang menguntungkan.

"Kesuksesan Kanada tidak lepas dari keuntungan format turnamen 48 tim yang memberikan jalur lebih ringan. Kanada lolos sebagai runner-up grup setelah bersaing dengan Bosnia dan Qatar," beber konten creator dari @analiskampungsebelah Hamid Anwar dalam podcast Tribunnews yang bertajuk "Babak Baru Piala Dunia 2026: Eropa Saling Jegal, Argentina Mulus?" di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah pada Minggu (28/6/2026) malam. 

"Dengan format baru memberikan keuntungan bagi tim tuan rumah, termasuk Kanada, sehingga mereka bisa mendapatkan jalur yang lebih ringan di babak penyisihan," tambahnya.

Jalannya Pertandingan

Tensi pertandingan sudah tinggi sejak peluit kick-off dibunyikan oleh wasit.

Kanada mengambil inisiatif serangan lebih dulu lewat Richie Laryea di sisi sayap kanan sebelum dihentikan oleh pemain Afrika Selatan.

Pada menit keempat, pemain Afrika Selatan Appolis merebut bola dari pemain lawan, dia memiliki ruang untuk melakukan terobosan, tetapi bisa diantisipasi pemain Kanada.

Dua menit berselang, Mokeana mendapat peluang pertama dari tendangan jarak jauh dan memaksa kiper Kanada, Crepeau melakukan penyelamata.

Tak lama berselang, giliran Kanada. Eustaquio melepaskan tembakan jarak jauh, tetapi masih melambung di atas mistar gawang. 

Setelah itu Kanada terus melakukan tekanan, namun belum berhasil membongkar pertahanan Afrika Selatan yang solid.

Jurnalis Sky Sports, Ron Walker berpendapat ada banyak kepercayaan diri dari para pemain Afrika Selatan dibandingkan laga pertama penyisihan grup.

Tapi, sentuhan akhir di lini pertahanan lawan masih belum teruji, dan inilah waktunya untuk menunjukkannya.

"Sentuhan akhir itu masih belum mereka miliki, tetapi ini sangat berbeda dari dua pertandingan pembuka mereka," kata Ron Walker.

Pada menit ke-22, Kanada punya peluang emas dari sundulan Derek Cornelius setelah memanfaatkan tendangan set-piece rekannya.

Namun sayang, bola dundulan Cornelius terlalu lemah sehingga dapat ditangkap kiper Afrika Selatan, Ronwen Williams.

Setelah interval babak pertama, Mokeana melepaskan umpang silang ke kotak penalti Kanada, tetapi Crepeau lebih sigap untuk menepis bola sebelum duel udara yang dilakukan pemain Afrika Selatan.

Pada menit ke-33, Johnston dan Buchana bekerja sama di sisi kanan, namun berhasil dipatahkan pemain Afrika Selatan, Modiba sebelum mengoper kepada rekannya.

Delapan menit berselang, Eustaquio melepaskan umpan silang dari skema bola mati di sisi kanan.

Ia melepaskan umpan ke kotak penalti yang kemudian disundul Bombito, tetapi sayang bola sundulannya melambung di atas mistar gawang.

Di penghujung waktu normal pertandingan, Kanada hampir saja membuka keunggulan dari skema tendangan penjuru.

Moise Bombito memenangkan duel udara di kotak penalti setelah menerima umpan penjuru rekannya. 

Bola sundulan Bombito mengarah ke sisi tengah gawang, namun berhasil diblok oleh Modiba dan menghasilkan kemelut.

Bola kedua juga mengenai pemain Afrika Selatan. Sementara bola ketiga berhasil ditepis oleh Ronwen Williams.

Di masa injury time babak pertama, insiden terjadi di kotak penalti Afrika Selatan. Laryea dijatuhkan pemain lawan, dan menimbulkan reaksi dari rekannya. Tapi sayang wasit menilai tidak ada pelanggaran dan tetap melanjutkan permainan.

Hingga jeda turun minum, tidak ada gol yang tercipta dari Afrika Selatan maupun Kanada.

Di awal babak kedua, tidak banyak tekanan yang digencarkan oleh kedua tim, dan tensi permainan pun menurun tidak seperti agresi dalam 45 menit pertama.

Dalam 10 menit awal babak kedua, baik Kanada maupun Afrika Selatan lebih sering duel-duel memperebutkan bola.

Pada menit ke-61, Oswin Appollis melepaskan tendangan spekulasi dari luar kotak penalti Kanada.

Namun sayang, bola tembakannya masih melebar tipis di sisi kanan gawang.

Tiga menit berselang, kiper Afrika Selatan Ronwen melakukan penyelawatan gemilang dengan menepis tembakan jarak dekat Oluwaseyi setelah mendapat umpan terobosan dari rekannya.

Bola kedua yang hendak disundul oleh Jonathan David juga lebih dulu diblok oleh Mbokazi.

Pada pertengahan babak kedua, Promise David dan Jonathan David menciptakan peluang dari sisi yang berbeda, namun tetap belum berhasil menjebol gawang Williams.

Upaya Kanada untuk mencetak gol baru membuahkan hasil di masa injury time babak kedua.

Stephen Eustaquio mendapat bola clearence dari pemain Afrika Selatan. Ia langsung melepaskan tembakan dari luar kotak penalti di sisi kanan dengan mengarahkan bola ke tiang jauh sisi kiri yang gagal dijangkau oleh Williams.

Gol Eustaquio bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, dan catatan bersejarah Kanada di Piala Dunia terus berlanjut karena ini pencapaian pertama melaju sampai babak 16 besar.

Di babak 16 besar, Kanada akan menghadapi pemenang antara Belanda vs Maroko.

Susunan pemain Afrika Selatan vs Kanada

Afrika Selatan

Ronwen Williams, Aubrey Modiba, Mbekezeli Mbokazi, Khuliso Mudau, Ime Okon, Teboho Mokoena, Sphephelo Sithole, Oswin Appollis, Relebohile Mofokeng, Thapelo Maseko, Evidence Makgopa.

Pelatih: Hugo Broos

Kanada

Maxime Crepeau, Alistair Johnston, Derek Cornelius, Moise Bombito, Richie Laryea, Stephen Eustaquio, Liam Millar, Nathan Saliba, Jonathan David, Tani Oluwaseyi, Tajon Buchanan.

Pelatih:Jesse Marsch

(Tribunnews.com/Sina)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.