BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Empat remaja yang hilang saat hendak mendaki ke Air Terjun Meruyan Desa Berbura, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung belum ditemukan.
Empat remaja dari rombongan 10 orang asal Sungailiat tersebut dilaporkan hilang pada Minggu (28/6/2026) siang kemarin.
Mereka tersesat di hutan belantara kaki Bukit Maras setelah terpisah dari enam temannya yang kini sudah pulang ke rumah.
Baca juga: Breaking News: Delapan Orang Dilaporkan Hilang saat Hendak Menuju Air Terjun Meruyan Bangka
Kabar hilangnya empat remaja ini tak hanya viral di media sosial, tapi juga jadi perhatian Bupati Bangka, Fery Insani.
Tadi malam Fery Insani turun langsung bersama tim ke lokasi kejadian untuk mencari empat pelajar yang hilang.
Bupati Fery Insani bersama tim gabungan turun ke lokasi Desa Berbura setelah menerima laporan dari orang tua korban hilang.
"Ini bapak (Bupati, red) di lokasi bersama tim Satpol PP, BPBD dan Basarnas mau naik ke sana untuk melakukan proses pencarian," ungkap Fery Insani saat dihubungi Bangkapos.com jelang tengah malam.
"Empat orang yang belum ketemu, tadi mereka berangkat orang 10 dan yang masih kita cari sisa empat orang. Mudah-mudahan cepat ditemukan, mohon doanya semua ya," kata Fery Insani.
"Iya bang benar ada kita dapat laporan, kurang lebih sekitar pukul 13.00 WIB. Mereka mendaki 8 orang, 4 orang cewek dan 4 cowok dengan tujuan Air Terjun Meruyan. Tapi yang cowo lari-lari dan misah ke arah Air Terjun Lakedang," kata Iptu Gali saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Minggu malam.
Pihaknya bersama aparat lainnya termasuk TNI masih berupaya melakukan pencarian.
Gali mengatakan, para pendaki yang hilang sempat video call (VC) dengan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
"Tadi mereka (pendaki) sempat video call. Sekarang kita masih upaya proses pencarian para pendaki," kata Galih.
Rio salah satu keluarga pendaki mengatakan kakaknya masih menuju ke lokasi air terjun untuk mencari anaknya yang hilang.
"Orang tuanya masih jalan ke sana (Desa Berbura). Tadi dapat kabar habis magrib dan sampai saat ini belum dapat kabar lagi," ungkap Rio.
Belum diketahui secara pasti kronologis para pendaki hilang sejak siang kemarin.
Air Terjun Meruyan atau sering ditulis Air Terjun Maruyan adalah destinasi wisata alam berupa air terjun jernih yang terletak di kawasan Taman Nasional Gunung Maras, Desa Berbura, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Bukit Maras merupakan bukit tertinggi di Pulau Bangka, dengan ketinggian 710 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Ada beberapa air terjun di sekitar kaki Bukit Maras. Selain Meruyan, Air Terjun Lakedang juga jadi lokasi favorit para pecinta alam.
Air Terjun Maruyan yang biasa jadi tempat berkemah memiliki ketinggian sekitar 200 hingga 300 meter di atas permukaan laut.
Air terjun ini memiliki ketinggian luncuran air sekitar 15-20 meter dan menjadi salah satu destinasi wisata terbaik di Kabupaten Bangka.
Posisi Meruyan berada di bagian lereng sebelum menuju puncak Bukit Maras.
Jarak Meruyan dari Kota Sungailiat sekitar 30-45 menit perjalanan mengendarai motor, sedangkan dari Kota Pangkalpinang sekitar 1,5 jam.
Tersedia mushola, toilet dan kamar ganti pakaian di Meruyan sehingga kerap jadi tempat menginap para pendaki sebelum melanjutkan perjalanan menuju puncak Bukit Maras.
(Bangkapos.com/Adi Saputra)