TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Hasil seleksi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SD dan SMP di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diumumkan hari ini, Senin (29/6/2026) mulai pukul 17.00 Wita.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Kendari, Maljuwais mengatakan, keputusan tersebut telah ditetapkan setelah rapat internal.
"Tadi kita sudah rapatkan bahwa pengumuman itu pukul 17.00 atau jam 5 sore. Peserta bisa mengecek hasilnya melalui link SPMB," ujar dia saat ditemui di ruang kerjanya.
Calon peserta didik dapat melihat hasil seleksi dengan mengakses laman https://spmb-dikbud.kendarikota.go.id/.
Dilanjutkan dengan login menggunakan akun masing-masing untuk mengecek status kelulusan di sekolah tujuan.
Baca juga: Pendaftar SPMB SMAN 4 Kendari Tembus 797 Orang Hari Kelima, 269 Calon Siswa Tak Verifikasi Berkas
Selain diumumkan secara daring, hasil seleksi juga akan ditempel di masing-masing sekolah sehari setelah pengumuman resmi.
"Jadi sehari setelahnya sekolah akan menempel nama-nama peserta yang lulus," kata Maljuwais.
Bagi calon peserta didik yang belum dinyatakan lolos di sekolah tujuan karena keterbatasan kuota, Dikbud Kota Kendari mengimbau agar segera mendaftar ke sekolah terdekat yang masih memiliki daya tampung.
Sementara itu, sebanyak 6.166 calon murid telah dinyatakan lolos seleksi pada tahap pertama.
Rinciannya, 3.742 calon murid diterima di jenjang SD dan 2.424 calon murid di jenjang SMP.
Baca juga: Lupa Password dan Email Akun Jadi Kendala Pendaftaran SPMB SMA-SMK Sulawesi Tenggara, Ini Solusinya
Adapun total daya tampung SPMB Kota Kendari Tahun 2026 mencapai 15.260 peserta didik, terdiri atas 8.695 kuota SD dan 6.565 kuota SMP.
Dengan demikian, masih tersedia 4.953 kuota di jenjang SD dan 4.141 kuota di jenjang SMP yang belum terisi.
Untuk mengisi sisa kuota tersebut, sekolah yang belum memenuhi daya tampung telah membuka pendaftaran gelombang kedua pada 24-25 Juni 2026.
Maljuwais menjelaskan, calon peserta didik yang tidak lulus tahap kedua karena kuota sekolah tujuan telah penuh tetap dapat mendaftar langsung ke sekolah lain yang masih memiliki kuota tersedia. (*)
(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)