BANGKAPOS.COM -- Sebelum melihat kunci jawaban PKN kelas 10 SMA, siswa harus mengerjakan tugas secara mandiri terlebih dahulu.
Kunci jawaban Pendidikan Pancasila Kewarganegaraan (PKN) berikut ini dapat digunakan sebagai bahan evaluasi belajar.
Adapun tugas PKN kelas 10 SMA Kurikulum Merdeka tersebut ada pada buku karangan Abdul Waidl dkk, terbitan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Baca juga: Kunci Jawaban PKN Kelas 10 SMA Halaman 137 138 Kurikulum Merdeka: Agama dan Suku di Indonesia
Siswa diminta untuk mengerjakan sejumlah soal di halaman 140 Unit 2 Bagian 3, tentang Mengenali, Menyadari, dan Menghargai Keragaman Identitas.
Kemudian di halaman 141 siswa diminta mengerjakan Unit 3 tentang Kolaborasi Antar Budaya di Indonesia.
Selanjutnya di halaman 142 143 Kurikulum Merdeka membahas materi pada Unit 3 Bagian 3, yaitu Kolaborasi Antarbudaya di Indonesia.
Berikut kunci jawaban PKN kelas 10 SMA halaman 140 141 142 143 Kurikulum Merdeka.
Uji Pemahaman
Baca juga: Kunci Jawaban PKN Kelas 10 SMA Halaman 26 27 28 Kurikulum Merdeka: Penerapan Pancasila
a. Bagaimana cara menumbuhkan sikap hormat terhadap tradisi atau budaya masyarakat di Indonesia?
Jawaban:
- Menanamkan kesadaran tentang kebhinnekaan
- Mengelola keragaman menjadi kekuatan untuk saling mendukung
- Menghargai perbedaan keragaman yang ada
- Mau membuka diri untuk mengenal budaya satu dengan yang lain
- Memahami makna yang terkandung di dalamnya
b. Indonesia adalah negara dengan keragaman karakter dan sifat yang ada pada masing-masing masyarakatnya.
Apa yang kamu lakukan jika kamu menemukan masyarakat yang memiliki pandangan atau sikap yang tidak sama dengan adat atau tradisimu?
Jawaban:
Jika saya menemukan masyarakat yang memiliki pandangan atau sikap yang tidak sama dengan adat atau tradisi saya maka saya akan menghormati dan menghargai adat atau tradisi masyarakat tersebut.
Wujud menghormati kebudayaan daerah lain dapat dilakukan dengan mengakui adanya kebudayaan lain di Indonesia.
Mengenal tradisi dan budaya lain dapat membuat kita memahami arti dan makna yang terkandung sehingga menumbuhkan rasa toleransi antar tradisi dan budaya.
Hal tersebut karena Indonesia adalah negara yang kaya akan keragaman suku dan budaya.
Rasa saling menghormati dan menghargai perbedaan adat atau tradisi dapat mewujudkan persatuan dan kesatuan Indonesia.
Unit 3
Pertanyaan kunci yang akan dikaji pada Unit 3 ini adalah:
1. Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 1945, bagaimana eksistensi kebudayaan-kebudayaan yang sudah ada sebelumnya?
Jawaban:
Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, kebudayaan-kebudayaan yang telah ada sebelumnya tetap diakui, dihargai, dan dilestarikan sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa.
Negara memberikan ruang bagi berkembangnya kebudayaan daerah selama tidak bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan persatuan nasional.
Kebudayaan tersebut menjadi identitas bangsa Indonesia yang memperkaya kehidupan nasional.
2. Apa yang dilakukan terhadap kekayaan budaya bangsa Indonesia setelah kita menghargainya?
Jawaban:
Setelah menghargai kekayaan budaya bangsa, langkah selanjutnya adalah melestarikan, mengembangkan, dan mewariskannya kepada generasi berikutnya.
Upaya tersebut dapat dilakukan melalui pendidikan, kegiatan budaya, perlindu-ngan terhadap warisan budaya, serta mempromosikan kebudayaan Indonesia agar tetap hidup dan dikenal luas.
3. Bagaimana memaknai keragaman budaya yang ada di Indonesia? Kekuatan atau tantangan?
Jawaban:
Keragaman budaya di Indonesia harus dimaknai sebagai kekuatan bangsa karena dapat memperkaya identitas nasional dan memperkuat persatuan.
Namun, keragaman juga dapat menjadi tantangan apabila tidak disikapi dengan sikap toleransi dan saling menghormati.
Oleh karena itu, nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi pedoman agar keragaman tetap menjadi sumber persatuan, bukan perpecahan.
Aktivitas Belajar 2
a. Lakukan diskusi dengan pertanyaan pemantik “Kapan keragaman itu menjadi kekuatan dan kelemahan?”
b. Sebagai bahan bacaan, kalian bisa menelaah tulisan di bawah ini yang berjudul
1) “Kasus Kekerasan yang Dipicu Masalah Keberagaman di Indonesia”
2) "Menilik Situasi Kasus Diskriminasi Terhadap Kelompok Minoritas di Indonesia"
c. Kalian kemudian mendiskusikan bacaan tersebut lalu menganalisis keragaman dalam bentuk tabel. Bilamana keragaman menjadi kekuatan dan kelemahan.
d. Diskusikan juga beberapa pertanyaan berikut:
1) Bagaimana pendapatmu tentang banyaknya kasus kekerasan yang terjadi kepada kelompok minoritas?
Jawaban:
Pendapat saya mengenai banyaknya kasus kekerasan yang yang terjadi kepada kelompok minoritas yaitu masyarakat Indonesia masih kurang memahami dan melaksanakan nilai-nilai Pancasila.
Padahal, salah satu nilai yang terkandung dalam Pancasila adalah saling menghargai perbedaan untuk mencapai kerukunan masyarakat yang harmonis.
2) Mengapa sampai terjadi banyak sekali kekerasan terhadap kelompok minoritas?
Jawaban:
Terjadinya banyak sekali kekerasan terhadap kelompok minoritas bisa jadi karena kurangnya rasa toleransi antar masyarakat.
3) Apakah kekerasan yang terjadi patut untuk dilakukan?
Jawaban:
Semua kekerasan tidak patut dilakukan terutama kekerasan terhadap kelompok minoritas.
4) Bagaimana cara mengubah situasi dan kondisi tersebut menjadi lebih baik?
Jawaban:
Cara mengubah situasi dan kondisi tersebut menjadi lebih baik yaitu dengan mensosialisasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila agar timbul kesadaran terhadap diri masyarakat untuk saling menghargai.
Tabel 3.1 Contoh tabel sederhana mengenai analisis terhadap keragaman budaya
Kekuatan:
- Sebagai identitas bangsa Indonesia di mata dunia.
- Meningkatkan kesatuan dan persatuan bangsa.
- Menjadikan pemasukan yang potensial bagi negara Indonesia melalui pariwisata.
- Menjadi aset ilmu pengetahuan bagi bangsa Indonesia.
- Memiliki kekayaan budaya dan produk yang khas di mata dunia.
- Memiliki keanekaragaman bahasa.
Kelemahan:
- Mudah terjadinya konflik dan deskriminasi antargolongan.
- Terkadang ada kesalahpahaman arti dari satu bahasa ke bahasa lainnya karena setiap wilayah memiliki bahasa daerah sendiri.
- Mudah untuk dihasut oleh pihak lain yang ingin memecah belah.
*) Disclaimer:
(Bangkapos.com/Tribunnews.com)