Tim nasional Brasil, juara Piala Dunia FIFA lima kali, memastikan tempat mereka di Babak 32 Besar sebagai juara grup dengan tujuh poin dan akan menghadapi Jepang di Houston. Menjelang laga sistem gugur tersebut, pelatih kepala Carlo Ancelotti menegaskan bahwa timnya harus mengandalkan "pikiran, hati, dan gagasan yang jelas" untuk menjaga asa mereka di Piala Dunia tetap hidup.
Brasil memulai turnamen dengan lambat setelah ditahan imbang 1-1 oleh Maroko pada laga pembuka. Namun, Seleção bangkit dengan performa gemilang melalui dua kemenangan beruntun 3-0 atas Haiti dan Skotlandia. Raihan tujuh poin dengan selisih gol +6 memastikan Brasil menutup fase grup di posisi teratas untuk edisi ke-12 berturut-turut di ajang Piala Dunia FIFA, rekor yang dimulai sejak tahun 1982.
Jepang juga melangkah ke Babak 32 Besar tanpa kekalahan. Mereka membuka kampanye dengan hasil imbang 2-2 melawan Belanda, kemudian menang telak 4-0 atas Tunisia, dan memastikan tiket lolos setelah bermain imbang 1-1 dengan Swedia.
Dengan kedua tim memasuki fase gugur tanpa kekalahan, Ancelotti memperkirakan laga yang menuntut ketahanan fisik dan mental, serta menilai bahwa Brasil harus siap secara mental maupun emosional menghadapi berbagai kemungkinan.
"Kami membutuhkan banyak hal: pikiran dan hati kami," ujar Ancelotti kepada para wartawan dalam konferensi pers pra-pertandingan.
"Kami harus siap untuk segala hal yang mungkin terjadi dalam laga sistem gugur, karena banyak hal bisa terjadi — perpanjangan waktu, adu penalti. Kami telah mempersiapkan diri untuk setiap skenario. Saya pikir tim ini sudah siap. Mereka termotivasi dan percaya diri. Kami bermain baik dalam dua pertandingan terakhir, jadi kami siap menghadapi apa pun yang akan terjadi besok," tambahnya.
Pelatih asal Italia itu juga mengingatkan para pemainnya bahwa tidak ada ruang untuk kesalahan di tahap ini.
"Ini bukan laga dua leg. Hanya satu pertandingan," kata Ancelotti.
"Tidak ada jalan kembali. Brasil memiliki pemain cerdas yang memahami hal itu. Kami adalah tim kuat yang tahu bagaimana mempersiapkan diri untuk pertandingan seperti ini, dan saya yakin kami bisa menghadapi tantangannya," ujar Ancelotti dengan penuh keyakinan.
Brasil dan Jepang terakhir kali bertemu dalam laga persahabatan pada Oktober lalu, ketika tim asal Asia tersebut bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menang 3-2 di Tokyo.