Koper Fitri Rizkiani Tiba ke Makassar 3 Pekan Usai Sang Dokter Haji Wafat
Ari Maryadi June 29, 2026 03:22 PM

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR — Kepulangan Jemaah Haji Kloter 38 Debarkasi Makassar, Senin (29/6/2026), diwarnai suasana pilu.

Di tengah ratusan jemaah yang kembali ke Tanah Air, sebuah koper berwarna perak milik dr Hj Fitri Rizkiani tiba tanpa pemiliknya. 

Dokter Tim Kesehatan Haji Kloter (TKHK) asal Sulawesi Tenggara itu wafat di Tanah Suci pada 7 Juni 2026 saat menjalankan tugas melayani jemaah.

Koper bertuliskan nama "Fitri Rizkiani, MD" menjadi pemandangan yang menyentuh di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang. 

Pemiliknya telah dimakamkan di Makkah, sementara barang bawaannya pulang bersama rombongan Kloter 38.

Suasana duka terasa sejak awal prosesi serah terima. 

MC terlebih dahulu mengajak seluruh hadirin membacakan Surah Al-Fatihah untuk almarhumah. 

Doa serupa kembali dipimpin oleh dua pejabat yang memberikan sambutan. 

Tiga kali Al-Fatihah menggema sebagai penghormatan terakhir bagi dokter yang gugur dalam pengabdian.

Kloter 38 tiba di Asram Haji Sudiang sekitar pukul 05.38 WITA. 

Kloter ini membawa 391 orang, terdiri atas 386 jemaah asal Sulawesi Tenggara dan lima petugas. 

Seorang jemaah berpindah kloter, sedangkan dr Fitri Rizkiani tercatat wafat di Tanah Suci.

Koordinator Bidang Perlengkapan Koper dan Air Zamzam PPIH Debarkasi Makassar, Amrullah menyampaikan belasungkawa atas kepergian Almarhum.

"Mari kita hadiahkan Al-Fatihah untuk almarhumah dr. Hj. Fitri Rizkiani. Semoga Allah menerima seluruh amal pengabdiannya dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya," katanya.

Ia juga berharap seluruh jemaah kembali ke daerah masing-masing dengan selamat.

"Semoga seluruh jemaah tiba di kampung halaman dalam keadaan sehat dan mampu menjaga kemabruran hajinya," jelasnya.

Kasubag TU Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Tenggara, La Mpane, mengajak jamaah menjaga nilai-nilai yang diperoleh selama berhaji.

"Peliharalah semangat ibadah, kebersamaan, dan kepedulian yang diperoleh di Tanah Suci agar membawa manfaat bagi keluarga dan masyarakat," jelasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.