TRIBUNPALU.COM, PALU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu menyatakan Sulawesi Tengah saat ini masih berada dalam masa peralihan musim sehingga potensi hujan masih dapat terjadi meskipun suhu udara terasa cukup panas pada siang hari.
Forecaster Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu, Muhammad Ryan, mengatakan kondisi cuaca tersebut merupakan karakteristik umum pada masa transisi musim, ketika cuaca panas dan hujan dapat terjadi secara bergantian.
"Saat ini Sulawesi Tengah masih berada pada masa peralihan musim sehingga potensi hujan masih dapat terjadi meskipun suhu udara terasa cukup panas pada siang hari," ujar Ryan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (29/6/2026).
Baca juga: BMKG Ungkap Penyebab Suhu Udara di Kota Palu Terasa Lebih Panas
Menurutnya, masyarakat tidak boleh lengah hanya karena cuaca terasa terik.
Sebab, pembentukan awan hujan masih berpotensi terjadi, terutama pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.
Berdasarkan prakiraan BMKG, pada 1 Juli 2026 hujan masih berpotensi terjadi di Kabupaten Buol, Kota Palu, Parigi Moutong, Sigi, dan Tolitoli.
Sementara itu, pada 2 Juli 2026 potensi hujan diprakirakan terjadi di Kabupaten Donggala dan Sigi.
Ryan menjelaskan, meski cuaca panas mendominasi pada siang hari, kondisi atmosfer di masa peralihan masih memungkinkan terbentuknya awan konvektif yang dapat memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di beberapa wilayah.
Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat tetap memantau perkembangan informasi cuaca resmi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem.
Selain mewaspadai hujan, masyarakat juga diingatkan untuk mengurangi paparan sinar matahari langsung saat beraktivitas di luar ruangan, menggunakan pelindung seperti topi atau tabir surya, serta memenuhi kebutuhan cairan tubuh agar terhindar dari dampak cuaca panas.
Baca juga: Upacara Harganas ke-33 di Morowali Soroti Pentingnya Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak
BMKG berharap masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat selama masa peralihan musim berlangsung. (*)