Harga Anjlok, Peternak Bagikan Telur Gratis saat Demo di Gedung DPRD Jatim
Titis Jati Permata June 29, 2026 03:32 PM

 

SURYA.co.id, SURABAYA - Ratusan peternak telur di Jawa Timur menggelar aksi di Gedung DPRD Jatim, Senin (29/6/2026). 

Aksi protes anjloknya harga ini juga diwarnai pembagian telur secara gratis di gedung dewan baik kepada anggota DPRD Jatim maupun pihak keamanan yang berjaga di lokasi. 

Aksi ini berlangsung persis di depan gerbang utama gedung dewan. 

Sejak beberapa waktu terakhir, para peternak telur di sejumlah daerah memang sambat terkait harganya yang anjlok.

“Sertifikat dan BPKB kami sudah digadai karena harga anjlok,” teriak salah seorang perwakilan massa. 

Ditemui Anggota Dewan

Aksi ini ditemui oleh sejumlah anggota dewan.

Di antara yang nampak adalah Anggota Komisi B Wiwin Sumrambah, Roaitu Nafif Laha dan sejumlah anggota lainnya. 

Baca juga: Peternak Blitar Jual Telur Murah di Depan Kantor Bupati, Berharap Ada Pembatasan Budidaya

Di sela aksi, para peternak telur ini membagikan telur rebus yang dibawa menggunakan kardus ke lokasi. 

Dari pantauan di lapangan, telur ini dibagikan kepada anggota dewan yang hadir di lokasi. 

Pun demikian juga kepada staf dewan dan kepolisian yang mengawal jalannya aksi. 

Pembagian telur ini disebut juga menjadi kampanye pentingnya makan telur. 

Audiensi dengan Pemprov Jatim

Selain aksi, para peternak telur rakyat ini juga menggelar audiensi dengan perwakilan dewan maupun Pemprov. 

Sepanjang aksi, para peternak telur ini meminta langkah nyata dari pemerintah. 

Para peternak tersebut mengaku sedang menghadapi tekanan berat. 

Harga di Bawah HAP

Ini lantaran harga terus berada di bawah Harga Acuan Pemerintah atau HAP. 

Yakni, HAP yang ditetapkan sekitar Rp 24.000 perkilogram di tingkat peternak. 

Sedangkan harga saat ini adalah sekitar Rp 16.000. Kondisi semacam ini dikeluhkan, sebab harga pakan terus mengalami kenaikan. 

Mereka mendesak solusi. “Kami sangat senang jika harga telur naik dan harga pakan turun,” ungkap Nur Muhammad Ali, perwakilan massa saat diwawancarai awak media di lokasi. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.