Jembatan Krueng Tingkeum di Bireuen Ditutup Sementara, 20 Pelat Besi Rusak
Muliadi Gani June 29, 2026 04:48 PM

 

PROHABA.CO, BIREUEN - Jembatan Bailey di Jembatan Krueng Tingkeum, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, mengalami kerusakan.

Selama pekerjaan sedang dalam perbaikan, arus lalu lintas dialihkan sementara melalui jalur yang telah ditetapkan oleh petugas di lapangan guna menjamin keselamatan pengguna jalan serta mendukung kelancaran proses perbaikan. 

Sebanyak 20 keping pelat besi lantai Jembatan Bailey di Krueng Tingkeum, Kecamatan Kutablang,, mengalami kerusakan serius.

Akibatnya, jembatan sempat ditutup pada Sabtu (27/6/2026), mulai pukul 13.00 hingga 20.00 WIB untuk proses perbaikan.

Hingga Minggu (28/6/2026), perbaikan belum sepenuhnya selesai.

Pihak terkait memperkirakan jembatan akan kembali ditutup sementara untuk melanjutkan pekerjaan, menyesuaikan kondisi kerusakan yang masih ada.

Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah pekerja masih melakukan pengelasan pada pelat besi lantai jembatan yang patah atau terlepas.

Sebuah alat berat jenis excavator juga dikerahkan untuk menekan pelat agar proses pengelasan lebih mudah dilakukan.

Penutupan jembatan berdampak pada arus lalu lintas.

Sebagian kendaraan roda empat dari arah Kutablang maupun Peusangan dialihkan melalui Jembatan Apung Kepala Hiu di kawasan Pante Lhong, Kecamatan Peusangan.

Baca juga: Lantai Jembatan Bailey Kutablang Bireuen Patah, Jalur Banda Aceh–Medan Sempat Lumpuh

Baca juga: Niat Beli Rokok, Pria di Medan Malah Curi Ponsel Rp20 Juta, Dijual Rp650 Ribu untuk Judi Online

Sementara kendaraan roda empat dan roda enam lainnya diarahkan ke Jembatan Awe Geutah di Paya Teupin Reudeup, Kecamatan Peusangan Selatan.

Adapun truk besar, bus antarkota antarprovinsi (AKAP), mobil tangki, dan sebagian minibus memilih bertahan di sekitar jembatan.

Kondisi ini menyebabkan antrean kendaraan mengular hingga sekitar tiga kilometer, baik dari arah Medan menuju Banda Aceh maupun sebaliknya.

Asisten Barang Milik Negara (BMN) Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Satker Wilayah I, Fachruddin, menjelaskan bahwa penutupan dilakukan untuk memperkuat kembali beberapa bagian lantai jembatan berbahan pelat besi.

“Ada 20 pelat besi yang patah dan rusak.

Selain itu, bagian bawah jembatan atau leger juga mengalami kerusakan sehingga jembatan terpaksa ditutup sementara,” katanya.

Menurut Fachruddin, semula pekerjaan diperkirakan selesai pukul 18.00 WIB.

Namun, karena perbaikan belum rampung, jembatan baru bisa dibuka kembali pada pukul 20.00 WIB.

Ia menambahkan, setiap keping pelat besi membutuhkan waktu sekitar satu hingga satu setengah jam untuk diperbaiki.

Pada hari pertama, baru lima keping berhasil diperbaiki, sementara 15 keping lainnya masih menunggu giliran perbaikan.

Perbaikan terhadap sisa pelat besi akan dilanjutkan pada waktu berikutnya.

Dengan demikian, jembatan kemungkinan besar akan kembali ditutup sementara selama proses pekerjaan berlangsung.

Situasi ini menjadi perhatian serius karena jembatan Krueng Tingkeum merupakan jalur vital penghubung arus transportasi di Kabupaten Bireuen.

(Serambinews.com/Yusmandin Idris)

Baca juga: Truk Kelebihan Muatan Dilarang Melintas di Jembatan Kutablang Bireuen 

Baca juga: Jembatan Putus, Anak-anak di Aceh Barat Terpaksa Belajar di Pustu

Baca juga: Tim URC Polres Langsa Ringkus Buron Kasus Pelecehan Seksual Anak di Aceh Tamiang

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.