TRIBUNJABAR.ID - Ada yang berbeda pada kegiatan kegiatan bakti sosial atau baksos Javaretro di Rumah Bhineka, Jalan Hercules, Kota Bandung, Sabtu (27/6/2026).
Kegiatan baksos kali ini turut dihadiri oleh musisi senior Tanah Air, yaitu Irwan Batara alias Irwan Stinky yang merupakan pentolan grup Band Stinky.
Irwan Stinky sengaja hadir ke acara Baksos Javaretro setelah ia begitu sering mendengar sepak terjang baksos yang dilakukan sang pemilik Javaretro Suites & Hotel, Petrus Adamsantosa.
Dalam kesempatan itu, Irwan melihat langsung kegiatan baksos di mana puluhan anak difabel dan yatim piatu mendapatkan santunan dari Petrus Adamsantosa.
Santunan yang diberikan adalah berupa tas sekolah, baju seragam sekolah (SD, SMP, SMA, dan Pramuka).
Tak hanya itu, para penerima manfaat juga mendapatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan gratis dari dokter, perawat, dan staf klinik kesehatan yang juga sudah disediakan dalam acara Baksos Javaretro itu.
Lalu Irwan juga menyaksikan bagaimana para pendamping siswa difabel dan anak yatim piatu turut mendapatkan manfaat baksos berupa pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan gratis pula.
Irwan pun mengaku terkagum-kagum dengan kegiatan Baksos Javaretro yang digelar Petrus bersama rekan-rekannya seperti dokter I Nyoman Arya (dokter umum), dan Ricky Wardoyo (penyelenggara klinik kesehatan).
"Ini bagi saya sesuatu yang luar biasa, bagaimana Pak Petrus dan rekan-rekannya, rutin berbagi memberikan kepedulian sosial bagi orang-orang sekitar yang membutuhkan, terutama difabel dan anak yatim piatu tak mampu yang memang sangat membutuhkan uluran dari kita semua," ujar Irwan.
Penulis lagu legendaris Stinky "Mungkinkan" ini pun memberikan apresiasi yang sangat dalam kepada Petrus dan rekan-rekan karena kegiatan ini rutin digelar tidak hanya satu bulan sekali sejak 2018, namun juga ada kegiatan baksos mingguan rutin.
"Ya, kita membutuhkan orang-raong seperti Pak Petrus dan rekan-rekannya ini untuk membantu saudara-saudara kita yang kekurangan, insya Allah jika banyak orang seperti beliau-beliau ini, negara kita pasti tidak akan ada rakyat yang serba kekurangan lagi," katanya.
Irwan pun berjanji akan turut membawa pengalaman yang ia dapatkan di Bandung dalam Baksos Javaretro bersama Petrus Adamsantosa dan kawan-kawan kepada rekan-rekannya sesama artis.
"Ya semoga saja nanti ada kolaborasi antara para enterainer dengan Pak Petrus di kemudian hari dalam acara baksos seperti ini," ujarnya.
Sementara itu, Petrus Adamsantosa mengatakan bahwa baksos kali ini melibatkan total 78 penerima manfaat yang terdiri dari 62 anak penerima manfaat dan 16 pendamping.
"Adapun sekolah yang menjadi sasaran kali ini adalah SLB Satria Galdin dari Ciparay,Kabupaten Bandung dengan jumlah 21 anak dan 6 pendamping. Kemudian SLB Miftahul Fallah dari Cimaung, Kabupaten Bandung dengan jumlah 20 anak serta 8 orang pendamping. Terakhir adalah para yatim, piatu, dan yatim piatu beserta difabel dan keluarga difabel dari Kabupaten Bandung dan sekitarnya dengan jumlah 21 anak dan 2 pendamping, sehingga total keseluruhan 78 penerima manfaat," ujar Petrus.
Petrus mengatakan bahwa seperti biasa seluruh penerima manfaat dijemput menggunakan 2 angkot jemputan dengan biaya transportasi antar jemput sebesar Rp 2,2 juta.
"Juga seperti biasa para penerima manfaat ini mendapatkan tas sekolah, seragam, hingga cek kesehatan dan obat-obatan gratis," katanya. (***)