Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menemui langsung massa aksi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang menggelar unjuk rasa di depan Kantor DPRD Provinsi Lampung, Senin (29/6/2026).
Baca Juga: Breaking News Aksi PMII di DPRD Lampung, Mahasiswa Tuntut Evaluasi MBG dan Kasus SPPI
Di hadapan para mahasiswa, Jihan menyampaikan apresiasi atas jalannya aksi yang berlangsung tertib serta aspirasi yang disampaikan melalui mekanisme yang dinilai baik.
“Teman-teman sudah melakukan satu pergerakan yang luar biasa. Sudah tertib, sudah melaksanakan aksi yang baik, disampaikan dengan baik juga melalui surat dan hari ini disampaikan secara langsung,” kata Jihan saat menemui massa aksi.
Di depan mahasiswa, Jihan menegaskan Pemerintah Provinsi Lampung menghormati setiap aspirasi yang disampaikan mahasiswa.
Ia mengaku telah membaca poin-poin tuntutan yang sebelumnya disampaikan melalui surat, mulai dari persoalan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), hingga sejumlah isu lain yang menjadi perhatian mahasiswa.
Menurut Jihan, pemerintah daerah pada prinsipnya siap menjadi kanal penyampai aspirasi masyarakat.
Namun, sebagian tuntutan yang disampaikan berkaitan dengan kebijakan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.
“Yang harus dipahami bahwa kebutuhan yang teman-teman ingin sampaikan dan ingin diakomodir oleh pemerintah ini berada di bawah kewenangan pemerintah pusat, berkenaan dengan KDMP, MBG, dan lain sebagainya,” ujarnya.
Meski demikian, Jihan memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan dalam aksi tersebut tidak akan berhenti di tingkat daerah.
“Aspirasi yang teman-teman sampaikan hari ini tidak akan berhenti di halaman kantor gubernur. Insyaallah akan kita teruskan sebagaimana harapan teman-teman kepada pihak yang berwenang yaitu pemerintah pusat,” lanjutnya.
Jihan juga membuka ruang bagi PMII untuk menyerahkan dokumen rekomendasi secara resmi agar dapat diteruskan kepada pemerintah pusat sebagai bentuk tindak lanjut dari aspirasi yang disampaikan.
Ia kemudian meminta perwakilan mahasiswa menyerahkan dokumen tersebut secara resmi dalam forum yang berlangsung.
Aksi PMII Lampung sendiri digelar sebagai bentuk penyampaian aspirasi terhadap sejumlah program dan kebijakan nasional yang dinilai perlu mendapat evaluasi demi kepentingan masyarakat luas.
(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)