WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Wali Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe mengatakan, korban dalam insiden kecelakaan truk di simpang Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi sebanyak tujuh orang.
Dari tujuh itu, satu pengemudi ojek online (ojol) tewas di lokasi kejadian.
Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, mengatakan korban dibawa ke sejumlah rumah sakit di wilayah setempat. Seperti RSUD dr. CAM Kota Bekasi, RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan RS Bhakti Kartini.
“Tujuh (korban), satu yang meninggal, enamnya luka-luka,” kata Harris saat mendatangi RSUD Kota Bekasi, pada Senin (28/6/2026).
Ia juga memastikan setiap korban mendapatkan perawatan dan penanganan dengan baik. Tidak ada pembatasan soal KTP, semua akan diurus dan ditangani semaksimal mungkin.
Baca juga: Eropa Mendidih, Suhu 40 Derajat, Warga Panik Rebutan Beli AC
"Insyaallah dari Jasa Raharja juga sudah hadir, begitu juga BPJS Ketenagakerjaan yang akan meng-cover seluruh biaya dan memberikan santunan kepada almarhum korban yang meninggal," kata dia.
Menurutnya, kejadian ini ada suatu musibah dan tidak ada yang menginginkannya.
Pihaknya akan memfasilitasi semua korban yang dirawat di rumah sakit Kota Bekasi.
"Luka berat ada satu orang yang masih dirawat. Sekitar tiga orang masih menjalani perawatan, sementara yang lain sudah pulang," kata dia.
Untuk kejadian, ia akan melakukan evaluasi dan menelusuri penyebab kecelakaan. Berdasarkan informasi sementara kejadian ini terjasi karena rem truk alami blong.
"Informasi sementara karena rem blong. Truk besar itu mengalami rem blong sehingga tidak bisa berhenti dan menghantam sepeda motor yang berada di depannya. Kami turut berdukacita," kata dia. (MAZ)