Hukum Super Speeder Florida Akhiri Kanal YouTube Motor Kontroversial Milik Cicit Pendiri NASCAR
Agus Firmansyah June 29, 2026 05:48 PM

Sebuah kanal YouTube kontroversial yang menampilkan aksi berkecepatan tinggi di jalan umum tampaknya telah ditutup secara sukarela untuk selamanya. Video-video yang diunggah di kanal tersebut memperlihatkan seorang pengendara yang melaju di antara lalu lintas dengan kecepatan lebih dari 150 mph, menerobos lampu merah, melakukan wheelie, serta menyalip kendaraan lain secara berbahaya. Sosok di balik kanal ini ternyata memiliki hubungan langsung dengan asal-usul balap mobil stok di Amerika Serikat.

Dallas Ashley adalah pria yang dikaitkan dengan kanal media sosial "Speed Demon 407", sebagaimana dilaporkan oleh WKMG News 6 dari Orlando. Ia juga merupakan keturunan dari keluarga pendiri NASCAR; Ashley adalah cicit dari pendiri seri tersebut, Bill France Sr. Namun, menurut News 6, Ashley mengaku sudah tidak memiliki hubungan dengan anggota keluarganya yang kini masih mengelola organisasi balap tersebut. Ia menyatakan bahwa undang-undang Super Speeder Florida yang baru telah mengurangi semangatnya untuk membuat konten. Undang-undang yang mulai berlaku pada tahun 2025 ini memberi kewenangan kepada petugas untuk menangkap pengemudi yang melaju 50 mph di atas batas kecepatan atau berkendara dengan kecepatan 100 mph atau lebih dengan cara yang membahayakan orang lain. Dalam salah satu videonya, Ashley secara terbuka mengakui risiko tersebut, menyatakan bahwa ia merasa paranoid dan bahwa penjara hanyalah masalah waktu baginya.

Meski begitu, pihak berwenang tampaknya sudah mengetahui aktivitas yang ditampilkan di kanal YouTube tersebut. Berdasarkan laporan dari WKMG, Patroli Jalan Raya Florida telah meninjau kanal itu setelah menerima sejumlah keluhan dan memperoleh informasi yang mengaitkan Ashley dengan kanal tersebut. Namun, para penyelidik akhirnya menyimpulkan bahwa tidak ada cara pasti untuk mengidentifikasi pengendara motor yang terlihat dalam rekaman, karena wajahnya sering kali tidak terlihat jelas. Catatan publik yang ditinjau oleh WKMG juga menunjukkan bahwa para penyelidik tidak mengajukan surat perintah penggeledahan terhadap kamera, sepeda motor, perangkat elektronik, akun penyimpanan awan, atau bukti lain yang dapat membantu mengidentifikasi pengendara tersebut.

Banyak pejabat di Florida selama setahun terakhir telah mempromosikan undang-undang Super Speeder sebagai bukti keseriusan negara bagian itu dalam menindak pelanggaran kecepatan berbahaya. Namun, salah satu contoh paling mencolok dari dugaan berkendara ugal-ugalan di negara bagian tersebut—yakni sebuah kanal YouTube yang menampilkan sepeda motor melaju lebih dari 150 mph di jalan umum—tidak menghasilkan tuntutan hukum meski telah melalui pemeriksaan resmi.

Perbedaan ini kemungkinan akan menimbulkan pertanyaan mengenai seberapa jauh pihak berwenang bersedia menindak kasus dugaan pelanggaran ekstrem semacam itu ketika identitas pengemudinya tidak dapat segera dipastikan.

Sampai artikel ini ditulis, seluruh kanal "Speed Demon 407" telah diubah menjadi privat atau dihapus sepenuhnya. "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada kalian semua atas dukungan yang telah diberikan, kecuali kepada FHP dan Channel 6 News," kata Ashley, dikutip oleh WKMG. "Hidup saya akan jauh lebih baik jika kalian berdua tidak ikut campur. Tapi saya bertanggung jawab. Ya begitulah adanya."

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.