Sementara selama setahun terakhir perhatian publik banyak tertuju pada duel antara Ford dan Chevrolet dalam memperebutkan gelar mobil produksi Amerika tercepat di Nürburgring Nordschleife, sebuah mobil listrik asal Tiongkok diam-diam mencatat rekor baru di sirkuit legendaris tersebut. Awal bulan ini, Xiaomi YU7 GT yang dilengkapi dengan Paket Trek mencatat waktu resmi 10 menit 29,483 detik — dan yang membuatnya luar biasa, putaran itu dilakukan tanpa ada pengemudi di balik kemudi.
Menurut pihak Nürburgring, putaran tersebut selesai pada 8 Juni dan menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya dalam sejarah Nürburgring Nordschleife, sebuah kendaraan sepenuhnya otonom berhasil menyelesaikan putaran resmi yang terukur. Setelah pencapaian tersebut, pihak penyelenggara menambahkan kategori baru secara resmi: Mengemudi Otonom (di bawah kategori Kendaraan Listrik).
Xiaomi mungkin belum menjadi merek yang dikenal luas di Amerika Serikat (kecuali mungkin oleh Jim Farley), namun perusahaan ini bukanlah pendatang baru di Nürburgring. Tahun lalu, model Xiaomi SU7 Ultra mencetak rekor waktu putaran untuk kendaraan listrik di lintasan yang sama dengan catatan 7 menit 04,957 detik, menjadikannya lebih cepat dibanding Rimac Nevera Time Attack maupun Porsche Taycan Turbo GT.
Sebagai perbandingan, Ford Mustang GTD Competition mencatat waktu 6 menit 40,835 detik pada awal tahun ini, sementara Mercedes-AMG One masih memegang rekor mobil produksi tercepat dengan waktu 6 menit 29,09 detik. Legenda balap Sabine Schmitz bahkan sempat menyelesaikan putaran tersebut dengan Ford Transit diesel bertenaga 136 hp, sekitar 20 detik lebih cepat dibanding Xiaomi otonom. Sementara itu, versi Xiaomi YU7 GT yang dikemudikan manusia mencatat waktu 7 menit 22,755 detik pada 2 April. Dengan demikian, kehadiran pengemudi di SUV listrik bertenaga 990 hp tersebut mampu memangkas lebih dari tiga menit dari waktu putaran otonomnya.
Dalam video rekaman dari kanal resmi Nürburgring, terlihat bahwa Xiaomi YU7 GT dalam mode otonom tidak selalu melibas setiap apex dengan sempurna, dan kecepatan maksimumnya jauh lebih rendah dibanding catatan waktu dengan pengemudi manusia. Bahkan di lintasan lurus panjang dari Gantry ke Bridge, mobil ini tidak pernah melebihi 131 mph. Sebagai perbandingan, versi yang dikemudikan manusia di bagian lintasan yang sama mencapai kecepatan hingga 185 mph.
Putaran Xiaomi YU7 GT mungkin belum cukup cepat untuk menantang rekor performa absolut, namun itu bukan tujuan utamanya. Yang dicapai mobil ini adalah berhasil menavigasi seluruh 73 tikungan di Nordschleife dengan aman, membuktikan bahwa kendaraan dapat menaklukkan Green Hell sepenuhnya secara mandiri. Baik hal ini menimbulkan rasa kagum maupun rasa khawatir di kalangan penggemar otomotif, satu hal pasti: sejarah baru telah tercipta di dunia otomotif.