TRIBUNCIREBON.COM - Kabar mengenai sosok Mufli Budi Ananda mendadak ramai menjadi perbincangan publik.
Asisten pribadi Raffi Ahmad itu disebut-sebut masuk dalam jajaran komisaris PT Krakatau Posco.
Isu tersebut membuat banyak warganet penasaran dengan latar belakang Mufli, mulai dari riwayat pendidikan hingga pengalaman profesional yang dimilikinya.
Tak sedikit pula yang mempertanyakan kesesuaian kompetensinya dengan posisi komisaris di perusahaan industri baja tersebut.
Selama ini, Mufli lebih dikenal sebagai orang kepercayaan Raffi Ahmad.
Ia hampir selalu terlihat mendampingi presenter yang kini menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni itu dalam berbagai aktivitas, baik pekerjaan maupun urusan bisnis.
Hubungan Mufli dengan keluarga Raffi dan Nagita Slavina juga terbilang dekat.
Ia beberapa kali ikut dalam perjalanan keluarga tersebut ke berbagai negara dan kerap terlihat berinteraksi akrab dengan anak-anak Raffi dan Nagita, sehingga tak jarang menjadi sorotan warganet.
Di balik kedekatannya dengan Raffi Ahmad, informasi mengenai perjalanan karier Mufli di luar pekerjaannya sebagai asisten pribadi memang belum banyak diketahui publik.
Namun, riwayat pendidikannya dapat ditelusuri melalui Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI), sebagaimana dikutip pada Senin (29/6/2026).
Berdasarkan data tersebut, Mufli mengawali pendidikan tinggi di Politeknik Bunda Kandung pada 2007.
Ia berhasil menyelesaikan studi Diploma III (D3) pada program studi Teknik Listrik.
Setelah itu, Mufli sempat melanjutkan pendidikan ke jenjang Sarjana di Program Studi Teknik Industri, Institut Sains dan Teknologi Nasional, pada 2012.
Akan tetapi, studinya tidak diselesaikan karena mengajukan pengunduran diri pada 2017.
Ia kemudian kembali mendaftar di perguruan tinggi yang sama pada 2014 untuk melanjutkan pendidikan.
Baca juga: Respon Raffi Ahmad Terseret Kasus Dugaan Suap dan Gratifikasi Bea Cukai: Sudah Biasa
Namun, upaya tersebut juga tidak berlanjut hingga lulus dan kembali berakhir dengan pengunduran diri pada 2018.
Merujuk pada data PDDIKTI, jenjang pendidikan terakhir yang berhasil diselesaikan Mufli hingga saat ini adalah Diploma III (D3) Teknik Listrik.
Kini mendadak nama Mufli Budi Ananda dikabarkan tercantum dalam susulan Dewan Komisaris PT Krakatau Posco.
Informasi itu turut diketahui lewat laman resmi perusahaan.
Namun hingga kini belum ada keterangan resmi dari PT krakatau Posco maupun pihak Mufli mengenai alasan penunjukkannya sebagai komisaris.
PT Krakatau Posco sendiri merupakan perusahaan patungan antara PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan POSCO Korea Selatan yang mengoperasikan pabrik baja terpadu di Cilegon, Banten, melansir laman krakarauposco.id.
Pembangunan fasilitas produksi perusahaan tersebut dimulai sejak 2011.
Hingga selesai dalam kurun waktu 36 bulan.
Pada 2014, PT Krakatau Posco sudah beroperasi secara komersial.
Mereka dikeal sebagai pabrik baja terpadu pertama di Indoensia yang menggunakan teknologi blast furnace.
PT Krakatau Posco memasok berbagai kebutuhan baja untuk pasar domestik.
Termasuk memperkuat daya saing industri baja Indonesia di tingkat regional.
PT Krakatau Posco berkantor pusat dan mengoperasikan fasilitas produksinya di Kota Cilegon, Provinsi Banten.