HUT Perdana Asrama Putri Nabire, Mahasiswi Wujudkan Kebersamaan dan Syukur
Roifah Dzatu Azmah June 29, 2026 07:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Suasana penuh syukur dan sukacita mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) pertama, Asrama Putri Nabire di Kota Studi Manokwari, Papua Barat, Minggu (28/6/2026) malam.

Perayaan diawali dengan ibadah syukur yang dihadiri para pembina, Dewan Penasihat Asrama, mahasiswa penghuni asrama, serta perwakilan sejumlah asrama mahasiswa di Manokwari.

Ibadah dipimpin oleh hamba Tuhan, Merten Degei, yang menyampaikan firman Tuhan dari Yesaya 66:18. 

Baca juga: Ketua DPRK Teluk Bintuni Apresiasi Raihan WTP, Minta Pemda Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK

Dalam khotbahnya, ia mengajak seluruh penghuni menjadikan asrama sebagai tempat untuk memuliakan nama Tuhan sekaligus menjadi berkat bagi sesama.

Ketua Tim Penggerak Panitia, Mila Go, mengatakan persiapan perayaan HUT pertama telah dilakukan sejak Mei 2026 melalui berbagai rapat dan penyusunan program kegiatan.

Menurutnya, panitia sempat menghadapi sejumlah kendala, terutama belum adanya tanggapan dari pemerintah terhadap proposal bantuan yang telah diajukan.

"Kami sudah mengantarkan proposal kepada pemerintah, tetapi sampai sekarang belum ada respons. Karena itu kami melaksanakan kegiatan ini dengan kemampuan yang kami miliki dan mengandalkan kebersamaan seluruh penghuni asrama," ujarnya.

Meski demikian, Mila tetap menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Nabire, yang telah membangun gedung asrama sebagai tempat tinggal bagi mahasiswi asal Nabire yang menempuh pendidikan di Manokwari.

"Kalau melihat kondisi asrama dulu dan sekarang, perubahannya sangat luar biasa. Kami bersyukur karena pemerintah telah menyediakan tempat tinggal yang layak bagi kami," katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa para pembina sebenarnya turut diundang dalam kegiatan tersebut. Namun, sebagian besar berhalangan hadir karena kesibukan masing-masing.

Baca juga: Sulut Sabet Juara Umum Pesparawi XIV, Papua Barat Catat Prestasi Gemilang

Sementara itu, Ketua Asrama Putri Nabire, Mince, mengapresiasi seluruh panitia, penghuni asrama, serta semua pihak yang telah mendukung sehingga perayaan HUT pertama dapat berlangsung dengan baik.

Ia mengatakan keberadaan asrama merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap mahasiswa asal Nabire agar memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman selama menempuh pendidikan.

Menurutnya, Asrama Putri Nabire juga menjadi simbol keberagaman karena dihuni mahasiswi dari berbagai latar belakang suku dan denominasi gereja yang hidup berdampingan dalam semangat persaudaraan.

"Kami berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Nabire, baik dari daerah pesisir maupun pegunungan, serta terdiri dari mahasiswa Kristen dan Katolik. Karena itu kami harus menjaga kebersamaan dan saling menghormati," ujarnya.

Mince juga mengingatkan bahwa penerimaan penghuni baru dilakukan setiap tahun.

Oleh sebab itu, mahasiswa yang sudah tidak aktif kuliah atau sedang cuti diharapkan memberikan kesempatan kepada mahasiswa lain yang membutuhkan tempat tinggal.

Ia mengajak seluruh penghuni untuk menjaga keamanan, kebersihan, dan ketertiban lingkungan asrama agar tetap menjadi tempat tinggal yang nyaman sekaligus rumah pembinaan bagi mahasiswi asal Nabire di Kota Studi Manokwari.

Perayaan HUT pertama Asrama Putri Nabire ditutup dengan ramah tamah yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan, menandai semangat kebersamaan untuk terus membangun asrama menjadi wadah pembinaan generasi muda yang beriman, berkarakter, dan berprestasi. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.