TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – Menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Kepolisian Resor (Polres) Sikka menggelar upacara ziarah dan tabur bunga pada Senin (29/6/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini digelar di dua lokasi berbeda, yakni Taman Makam Bahagia (TMB) Iligetang dan Pelabuhan Laurentius Say Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kapolres Sikka, AKBP Bambang Supeno, memimpin langsung jalannya prosesi penghormatan ini sejak pukul 08.00 WITA. Upacara ini diikuti oleh jajaran Pju Polres Sikka, personel Brimob Den B Pelopor, unsur Polairud, jajaran bintara, polwan, serta pengurus Bhayangkari Cabang Sikka.
Baca juga: Polres Sikka Bangkitkan Semangat Personel dan Bhayangkari Lewat Senam hingga Terapi USEFT
Lokasi pertama pelaksanaan ziarah bertempat di TMB Iligetang, Jalan Dua Toru, Kelurahan Beru, Kecamatan Alok Timur. Upacara di TMB Iligetang ini dikomandani oleh IPDA Paulus Wayan Keso, dengan AKP I Nyoman Karwadi, S.H. bertindak sebagai Perwira Upacara.
Suasana haru dan khidmat menyelimuti makam pahlawan saat AKBP Bambang Supeno meletakkan karangan bunga di tugu peringatan, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi mengheningkan cipta dan doa bersama untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur. Setelah upacara inti selesai, Kapolres beserta rombongan melakukan tabur bunga di atas makam.
Baca juga: Polres Sikka Salurkan Bantuan Air Bersih bagi Warga Dua Dusun di Waigete yang Kesulitan Air Bersih
Usai ziarah di TMB Iligetang, rombongan langsung bergeser ke lokasi kedua di Pelabuhan L. Say Maumere, Jalan Mgr. Soegiopranoto, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok. Di dermaga pelabuhan ini, Polres Sikka menggelar upacara pelarungan bunga di laut.
Pada prosesi kedua ini, IPDA Hendrikus Parus, S.Fil. bertindak sebagai Komandan Upacara, didampingi AKP Putu Sumadi, S.H. selaku Perwira Upacara.
Dalam prosesi tersebut, Kapolres Sikka selaku Inspektur Upacara melarungkan karangan bunga ke laut, diikuti dengan penaburan bunga oleh seluruh peserta upacara ke perairan Pelabuhan L. Say sebagai simbol penghormatan kepada para pahlawan yang gugur di wilayah perairan.