Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Sirkuit Mandalika kembali menjadi tuan rumah MotoGP 2026 pada 9-11 Oktober.
Berbeda dari perhelatan sebelumnya, tahun ini ajang balapan internasional ini fokus pada kualitas penonton.
Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan, perhelatan MotoGP tahun ini tidak ada lagi target jumlah penonton yang akan hadir menyaksikan Marc Marquez Cs menjajal Sirkuit Mandalika.
Pada MotoGP Mandalika 2025 yang diselenggarakan pada 3-5 Oktober 2025, jumlah penonton mencetak rekor baru dengan total 140.324 orang.
"Jumlahnya mudah-mudahan bisa sama seperti tahun lalu, sebetulnya yang kita harapkan lebih pada kualitas penonton yang hadir," kata Iqbal, Senin (29/6/2026).
Hal ini sejalan dengan keinginan Iqbal untuk menghadirkan pariwisata yang mendunia yang bukan fokus pada kuantitas kunjungan tetapi pada kualitas wisatawan yang hadir di NTB.
Baca juga: Harga Tiket Presale 1 MotoGP Mandalika 2026 Diskon hingga 30 Persen
Hosting Fee Ditanggung Pemerintah Pusat
Terkait dengan hosting fee pelaksanaan event ini yang kerap menjadi persoalan jelang perhelatan, tahun ini seluruhnya ditanggung pemerintah pusat.
Sementara daerah pada dukungan seperti tenaga medis dan pendukung kelancaran acara.
"Seperti tenaga kesehatan, itu bayarannya mahal. Sejak tahun lalu kita gratiskan, jadi Pemda yang bayar ke rumah sakit," jelas Iqbal.
Ia menegaskan bahwa tidak ada kesempatan yang menyebutkan bahwa daerah berkewajiban membayar hosting fee, apalagi di tengah keterbatasan anggaran seperti saat ini.
Sejak pertama kali digelar tahun 2022 lalu, nilai hosting fee yang dibayarkan bervariasi.
Pada tahun pertama sebesar Rp174,6 miliar ditanggung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
Tahun 2023 sebesar Rp176,8 miliar ditanggung Kemenparekraf sebesar Rp78,8 miliar dan In Journey Tourist Development (ITDC) sebesar Rp98 miliar.
Sementara tahun 2024 sebesar Rp231,29 miliar dan tahun 2025 jumlahnya hampir sama dengan tahun sebelumnya.
(*)