SURYA.CO.ID, BANGKALAN - Hari kelima sejak penemuan jasad Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati (50), di dalam mobil dinasnya di area parkir Bandara Juanda, Sidoarjo, kasus tersebut masih menyisakan tanda tanya.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim mendesak kepolisian segera mengungkap pelaku agar berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat tidak semakin meluas.
Suasana duka masih terasa di rumah almarhumah di Gang Flamboyan 18 Perumda, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bangkalan, Senin (29/6/2026).
Keluarga, kerabat, hingga jajaran Pemerintah Kabupaten Bangkalan silih berganti datang untuk menyampaikan belasungkawa.
Di tengah belum adanya perkembangan resmi dari penyidik Polresta Sidoarjo, perhatian publik justru semakin besar setelah beredar sejumlah foto kebersamaan almarhumah dengan seorang pria yang disebut sebagai terduga pria misterius.
Baca juga: Jejak Digital WA dan TikTok Makin Ungkap Kronologi dan Sosok Pria Bersama ASN Bangkalan Ruly Yunis
"Ini yang paling penting, agar masalah lekas selesai, terkait pelakunya lekas terungkap. Sehingga tidak ada pertanyaan-pertanyaan, persepesi, dan sebagainya karena sudah ada penanganan dari pihak kepolisian," tegas Bupati Bangkalan, Lukman Hakim usai takziyah di rumah duka, Senin petang.
Dalam kesempatan itu, Lukman didampingi Wakil Bupati Bangkalan Moch Fauzan Ja'far, Sekretaris Daerah Ismet Efendi, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Ahmat Hafid, Kepala Dinas PRKP Roniyun Hamid, serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Eko Setiawan.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Bangkalan, berbela sungkawa dan semoga (perkara) ini cepat selesai. Untuk keluarga, semoga diberikan ketabahan, kesabaran, dan semoga almurhamah diterima di Sisi Allah SWT," tutur Lukman.
Di depan rumah duka tampak dua karangan bunga sebagai ungkapan belasungkawa dari Dinas PRKP Bangkalan dan pimpinan Komisi III DPRD Bangkalan selaku mitra kerja Dinas PRKP.
Sebuah papan ucapan duka berwarna putih juga terpajang dengan tulisan Innalillahi Wainna Ilaihi Raji'un yang mencantumkan identitas Ruly Yunis Setiawati beserta waktu wafatnya pada Rabu, 24 Juni 2026, pukul 10.00 WIB.
Baca juga: BREAKING NEWS : Tampang Pria di Balik Kematian ASN Bangkalan Ruly Yunis kini Terbuka Jelas
Sementara itu, melalui kuasa hukumnya, Risang Bima Wijaya, pihak keluarga menduga kematian Ruly tidak wajar. Dugaan tersebut muncul setelah keluarga menerima hasil autopsi luar dari RS Pusdik Bhayangkara Porong, Sidoarjo, pada Kamis (25/6/2026) sore.
Meski penanganan perkara telah diserahkan kepada kuasa hukum keluarga, Pemerintah Kabupaten Bangkalan menegaskan tetap memberikan perhatian terhadap proses hukum yang berjalan.
" Sementara ini dari pihak keluarga sudah memberikan kuasa atas perkara ini ke seoran kuasa hukum. Namun pemerinah tetap mengawal, secara prinsip kami juga tetap memberikan pendampingan," pungkas Bupati Lukman.