TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI – Kontingen Triathlon Kabupaten Kediri menorehkan prestasi pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Aquathlon Jawa Timur 2026. Atlet muda Dimas Hafiz Prastian meraih gelar juara kategori usia 10-11 tahun dalam kejuaraan yang digelar di Jasalindo Shorebase Pasir Putih, Situbondo, Minggu (28/6/2026).
Dari 17 atlet yang diturunkan Kabupaten Kediri, Dimas menjadi satu-satunya yang naik podium tertinggi. Siswa kelas 4 SDN Grogol 1, Kecamatan Grogol ini sebelumnya juga menjuarai renang tingkat Kabupaten Kediri dan berprestasi di Kejurprov Jatim 2026 Mojokerto.
Pembinaan Jangka Panjang Triathlon Kediri
Ketua Cabang Olahraga Triathlon Kabupaten Kediri Apung Prastian menyebut 17 atlet yang diberangkatkan berasal dari kategori usia dini hingga open. Penurunan atlet lintas usia dilakukan sebagai bagian pembinaan berkelanjutan.
Baca juga: Sengketa Uang Kampanye, Mantan Calon Bupati Tulungagung Diadukan Dugaan Penipuan Rp 1,6 Miliar
“Harapan saya semoga triathlon Kabupaten Kediri bisa memunculkan atlet-atlet muda yang nantinya bisa mewakili daerah hingga ke event yang lebih besar, bahkan Youth Olympic,” kata Apung, Senin (29/6/2026).
Ia menilai Kejurda Aquathlon berfungsi ganda: mengukur hasil latihan dan membentuk mental bertanding sejak usia dini agar siap bersaing di level lebih tinggi.
Fokus FTI Jatim ke Atlet U-16 dan Youth Olympic
Ketua FTI Jawa Timur Anastasia Kirana menegaskan kejuaraan dirancang sebagai strategi pembinaan. FTI Jatim memfokuskan peserta usia 6-16 tahun, khususnya 11-13 tahun sebagai proyeksi menuju Youth Olympic Games.
“Kejuaraan ini kami fokuskan untuk atlet usia 6 hingga 16 tahun. Terutama kelompok umur 11 hingga 13 tahun sebagai proyeksi menuju Youth Olympic Games,” jelas Anastasia.
Untuk membuka akses, FTI Jatim menggratiskan biaya pendaftaran peserta di bawah 17 tahun.
Apresiasi KONI Kediri
Ketua KONI Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah Parnata mengapresiasi capaian Dimas. Menurutnya, hasil itu bukti pembinaan atlet muda di Kediri mulai menunjukkan dampak positif.
“Kami berharap atlet-atlet Kabupaten Kediri terus menunjukkan semangat juang, sportivitas, dan konsistensi dalam berlatih. Kejurda seperti ini sangat penting sebagai sarana evaluasi sekaligus pembinaan menuju prestasi yang lebih tinggi, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” ujar Hakim.
Hakim menambahkan pembinaan berkelanjutan diharapkan melahirkan lebih banyak atlet Kediri yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional, termasuk proyeksi Youth Olympic Games.
(Isya Anshori/TribunMataraman.com)