TRIBUNSTYLE.COM - Konflik pascaperceraian antara Ruben Onsu dan Sarwendah memasuki babak baru yang kian kompleks dan berujung pada keterlibatan pihak berwajib.
Sebagai pengingat, keduanya kisruh soal nafkah anak serta pembagian waktu bersama buah hati.
Masalah yang seharusnya berada di lingkungan internal itu kian bergeser menjadi konsumsi publik yang memicu pro dan kontra di media sosial.
Kehadiran netizen dalam konflik ini bak menyiram bensin ke dalam api.
Ruang siber sempat memanas ketika Sarwendah, yang kini diketahui tengah menjalin kedekatan dengan Giorgio Antonio, melakukan blunder.
Saat itu, ia sesumbar menyatakan tidak membutuhkan jatah nafkah anak Rp200 juta dari Ruben Onsu, dibumbui dengan kalimat bernada kasar yang langsung memicu kecaman.
Bakan, sempat muncul seruan boikot dari para pengguna internet.
Meskipun Sarwendah telah merilis pernyataan maaf dan mengklarifikasi bahwa ucapan tersebut murni karena kekhilafan di tengah situasi panas, atmosfer negatif di media sosial tidak serta-merta mereda.
Hingga kini Sarwendah masih saja mengalami perundungan dan ujaran kebencian yang mengganggu ketenangannya.
Pada akhirnya Sarwendah memutuskan untuk lapor polisi.
Lantas, apa saja pertimbangan Sarwendah sebelum akhirnya lapor polisi?
Baca juga: Ruben Onsu Umrah Ingat Anak, Nathalie Holscher Bandingkan dengan Pria Lain: Banyak yang Masa Bodo
Sarwendah mengambil langkah tegas untuk menghadapi netizen yang diduga melakukan pencemaran nama baik dan fitnah. Sarwendah melaporkan sejumlah akun atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah ke Polres Jakarta Selatan.
Kuasa Hukum Sarwendah, Korbinianus Molmen menegaskan bahwa apa yang dikatakan netizen terhadap Sarwendah tidaklah benar. Dia menyebut bahwa apa yang dikatakan netizen terhadap Sarwendah merupakan bentuk fitnah.
“Pertimbangannya karena yang disampaikan di akun-akun itu tidak merupakan fakta yang sebenarnya. Ada fitnah, ada pencemaran nama baik,” ujar Korbinianus Molmen ditemui di Polres Jakarta Selatan, Senin (29/6/2026).
Menurutnya, apa yang dilakukan beberapa akun media sosial terhadap Sarwendah membuat sang klien dirugikan. Bahkan keluarga dan anak-anak Sarwendah juga ikut terdampak.
Baca juga: Sarwendah Siap-siap! Berkas Gugatan Hak Asuh Anak Siap Dilayangkan Ruben Onsu, Cuma Tunggu Instruksi
“Itu sangat merugikan Ibu Sarwendah sendiri, keluarganya, dan juga anak-anaknya. Gitu. Jadi tindakan yang diambil Ibu Sarwendah ini sudah dipikirkan dengan matang-matang, sudah didiskusikan dengan keluarga besarnya, karena ini menyangkut nama baik keluarga besar juga, terutama ibunya, Ibu Nai-Nai,” terangnya.
“Jadi ini kan di media sosial ya, jejak digital itu kan susah untuk dihilangkan, jangan sampai nanti itu mengganggu perkembangan anak-anak,” tutup Kuasa Hukum Sarwendah.
(TribunStyle.com)(Grid.ID/Hana Futari)