Popularitas kompetisi Hyrox belakangan diiringi viralnya sebuah penampakan foto di media sosial. Dalam foto tersebut tampak cairan berwarna kuning pada salah satu alat untuk kategori women's doubles, yang dinarasikan sebagai kotoran manusia.
Foto itu sontak menjadi perbincangan warganet. Tak sedikit yang mengaitkannya dengan bau menyengat yang diakui kerap muncul selama perlombaan berlangsung.
Meski begitu, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari penyelenggara mengenai asal cairan yang terlihat dalam video tersebut.
Terlepas dari bahasan viral terkait, sebetulnya apa itu hyrox?
Dikutip dari Healthline, hyrox merupakan kompetisi kebugaran (fitness race) yang pertama kali diperkenalkan di Jerman pada 2017. Ajang ini digagas oleh veteran penyelenggara lomba ketahanan Christian Toetzke bersama peraih medali emas Olimpiade Moritz Fürste.
Keunikan Hyrox adalah format perlombaannya yang sama di seluruh dunia. Semua peserta menjalani urutan tantangan yang identik di arena indoor, sehingga hasil waktu (timing) dapat dibandingkan dengan peserta dari berbagai negara.
Dalam satu perlombaan, peserta harus menyelesaikan total lari sejauh 8 kilometer yang dibagi menjadi delapan putaran, masing-masing 1 kilometer. Setelah setiap putaran lari, peserta langsung menghadapi satu stasiun latihan fungsional.
Tantangan yang Harus Diselesaikan
Urutan tantangan dalam Hyrox selalu sama, yaitu:
- Lari 1 km
- Ski Erg 1 km
- Lari 1 km
- Sled Push 50 meter
- Lari 1 km
- Sled Pull 50 meter
- Lari 1 km
- Burpee Broad Jump 80 meter
- Lari 1 km
- Rowing 1 km
- Lari 1 km
- Farmer's Carry 200 meter
- Lari 1 km
- Sandbag Walking Lunges 100 meter
- Lari 1 km
- 100 kali Wall Ball
Setiap stasiun menguji kemampuan yang berbeda, mulai dari kekuatan otot, kapasitas kardiorespirasi, koordinasi, hingga daya tahan mental ketika tubuh sudah kelelahan.
BACA JUGA:
Apa Fungsi Masing-masing Latihan?
Setiap tantangan dalam Hyrox memiliki fokus yang berbeda.
Ski Erg melatih kekuatan tubuh bagian atas, inti (core), dan daya tahan jantung. Sled Push dan Sled Pull menjadi salah satu bagian tersulit karena peserta harus mendorong dan menarik beban berat.
Burpee Broad Jump menggabungkan gerakan eksplosif dengan latihan kardio, sedangkan rowing machine menguji kekuatan kaki, punggung, dan kapasitas aerobik.
Farmer's Carry melatih kekuatan genggaman tangan sekaligus stabilitas tubuh saat membawa kettlebell berat. Sementara Sandbag Walking Lunges menguras otot paha dan bokong.
Sebagai penutup, peserta harus menyelesaikan 100 kali Wall Ball, yaitu melempar bola berbeban ke target di dinding sambil melakukan gerakan squat.
Tidak Hanya untuk Atlet Profesional
Meski terlihat berat, Hyrox sebenarnya menyediakan beberapa kategori yang dapat disesuaikan dengan kemampuan peserta.
Kategori Open ditujukan bagi peserta umum. Ada pula kategori Pro dengan beban lebih berat bagi atlet berpengalaman.
Bagi pemula, tersedia kategori Doubles yang diikuti dua orang sehingga beban latihan dapat dibagi bersama pasangan. Ada juga kategori Relay berisi empat orang yang saling bergantian menyelesaikan tantangan.
Karena itu, peserta Hyrox tidak hanya berasal dari atlet profesional. Banyak pesertanya merupakan pelari, penggemar gym, praktisi CrossFit, maupun masyarakat umum yang rutin berolahraga.
Popularitas Hyrox terus meningkat karena dianggap menawarkan target latihan yang jelas. Tidak seperti beberapa kompetisi lain yang rintangannya berubah-ubah, seluruh rangkaian Hyrox selalu sama sehingga peserta dapat mempersiapkan diri secara spesifik.
Selain itu, hasil waktu peserta tercatat secara global sehingga mereka dapat membandingkan performa dengan peserta lain di berbagai negara.
Komunitas olahraga juga menilai Hyrox sebagai ajang yang menantang namun tetap inklusif, karena menyediakan kategori untuk pemula hingga atlet elite.





