Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Lawan Jepang Ancelotti Siapkan Strategi Terburuk, Neymar Siap Main?
Refly Permana June 29, 2026 09:27 PM

 

SRIPOKU.COM - Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, tidak main-main dalam mempersiapkan timnya jelang laga melawan Jepang.

Pria asal Italia itu tidak mau menjadikan pertandingan-pertandingan melawan Jepang sebelumnya sebagai acuan.

Demi membawa Brasil kembali meraih juara dunia, mantan pelatih AC Milan dan Real Madrid itu sudah mempersiapkan skenario terburuk untuk memulangkan Jepang ke negaranya.

Laga Brasil melawan Jepang akan dimainkan di Stadion Houston pada Selasa (30/6/2026) tengah malam WIB.

Brasil lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 sebagai juara grup, sementara Jepang sebagai _runner-up_.

Ancelotti Latih Adu Penalti

Babak 32 Besar akan menjadi awal babak gugur di Piala Dunia 2026. Siapa kalah langsung tersingkir.

Sebab itu, Ancelotti sudah mulai melatih anak asuhnya untuk bersiap menghadapi adu penalti.

"Banyak hal yang mungkin terjadi, seperti perpanjangan waktu dan adu penalti. Kami sedang mengupayakan semua aspek," kata Ancelotti, dikutip SripokuTV dari situs resmi Timnas Brasil.

Terkait situasi tim, Ancelotti memastikan seluruh anak asuhnya merasa termotivasi untuk tampil baik dan memenangkan pertandingan.

"Kita siap menghadapi apa pun yang mungkin terjadi di pertandingan besok," kata Ancelotti.

Brasil-Jepang Minus Satu Bintang

Secara garis besar, berdasarkan data yang dipantau Sripoku.com dari Transfermarkt.com, kedua kesebelasan hanya memiliki satu pemain bintang yang kemungkinan besar absen.

Timnas Jepang boleh jadi akan sangat merasakan dampak buruk karena bintangnya, Takefusa Kubo, diprediksi absen karena cedera.

Winger yang bermain di La Liga itu sudah tidak bermain di laga terakhir fase grup.

Padahal, Kubo bukan hanya bermodal nama besar, tetapi kemampuannya membuka ruang dan mengirim umpan sangat membantu striker Jepang untuk membobol gawang lawan.

Sementara di Brasil, kehilangan Raphinha dirasa tidak terlalu berpengaruh.

Bintang Barcelona itu belum menunjukkan sumbangsih nyata di laga perdana fase grup dan sebagian di laga kedua sebelum absen karena cedera.

Perannya bisa digantikan Neymar, yang berstatus sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa laga Brasil melawan Jepang.

Brasil Terlalu Perkasa untuk Jepang

Pertemuan pada Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 akan menjadi pertemuan ke-15 antara Brasil dengan Jepang.

Dari 14 pertemuan sebelumnya, Brasil sangat dominan dengan 11 kemenangan dan hanya kalah satu kali.

Dari 14 pertemuan itu, Neymar menjadi pencetak gol terbanyak dengan sembilan gol.

Pada Piala Dunia, kedua tim pernah bertemu pada 2006, ketika Jepang kalah telak 1-4 pada babak fase grup.

Selain Piala Dunia, keduanya juga pernah berhadapan tiga kali di Piala Konfederasi, yakni pada 2001, 2005, dan 2013. 

Catatan Jepang cukup baik, yakni dua kali bermain imbang dan satu kali kalah.

Jepang Patahkan Banyak Keraguan Pengamat

Perjalanan Brasil di fase grup memang dinilai tidak terlalu berat, seperti yang sudah diprediksi para analis podcast Selebrasi Lokal 2026 di Palembang.

Pada podcast yang ditayangkan di YouTube SripokuTV itu, para analis merasa hanya Maroko yang akan menjadi batu sandungan bagi Neymar dan kawan-kawan.

Sementara itu, Jepang berhasil mematahkan prediksi para analis pada podcast yang sama. 

Raksasa Asia itu justru berhasil finis di atas Swedia, yang menurut pengamat bola akan menjadi _runner-up_ di bawah Tim Nasional Belanda.

Simak Analisa Selengkapnya di Sini:

Dan di Sini:

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.