Investor Nissan Usulkan Carlos Ghosn Kembali Jadi CEO Saat Rapat Dengan CEO Saat Ini
Dewi Rahayu June 29, 2026 08:37 PM

Sudah lebih dari delapan tahun sejak mantan CEO Nissan, Carlos Ghosn, dicopot dari jabatannya di puncak produsen mobil asal Jepang tersebut. Peristiwa itu menjadi awal dari kisah panjang yang kemudian melibatkan tuduhan pelanggaran keuangan, penangkapan, serta dugaan pelarian diri yang terkenal karena ia diduga bersembunyi di dalam kotak peralatan audio sebelum melarikan diri ke negara asalnya, Lebanon. Semua peristiwa itu, ditambah beberapa wawancara besar pada tahun 2020 di mana ia mengomentari perlakuan terhadap dirinya dalam sistem peradilan Jepang, menjadikannya sosok yang paling kecil kemungkinannya untuk kembali memimpin Nissan atau perusahaan besar mana pun.


Namun demikian, meskipun dengan semua kontroversi tersebut, beberapa investor Nissan tampaknya berupaya untuk mendorong langkah agar Ghosn kembali menjabat selama rapat umum pemegang saham tahunan perusahaan pada hari Selasa.


Menurut laporan dari Automotive News, pemungutan suara untuk mengembalikan Ghosn merupakan salah satu dari serangkaian usulan yang diajukan dalam rapat yang bertujuan untuk menggantikan CEO saat ini, Ivan Espinosa. Kehebohan ini muncul di tengah periode panjang kesulitan yang dialami Nissan sejak kepergian Ghosn yang penuh gejolak, di mana baru-baru ini perusahaan juga menghadapi penurunan tajam harga sahamnya.


Salah seorang pemegang saham yang pro-Ghosn dilaporkan mengatakan bahwa Nissan "membutuhkan seseorang seperti [Ghosn]" meskipun mempertimbangkan tuduhan kriminal terhadapnya. "Dia memang memiliki sisi buruk," ujar pemegang saham tersebut seperti dikutip oleh Automotive News, "tetapi ia juga memiliki sisi baik... Saya menginginkan pemimpin seperti itu."


Mengingat bahwa Ghosn telah menjadi subjek masalah besar di Jepang—dan juga menghadapi surat perintah penangkapan di Prancis yang dikeluarkan pada tahun 2022—tampaknya sangat kecil kemungkinan ia akan kembali memimpin Nissan, atau produsen mobil lainnya, dalam waktu dekat. Sementara itu, Espinosa menghadapi tantangan berat untuk memulihkan kondisi perusahaan yang sebagian pemegang sahamnya justru lebih memilih seorang buronan internasional untuk duduk di kursi pimpinan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.