TRIBUNSUMSEL. COM, BANYUASIN - Sopir truk yang ditemukan tidak sadarkan diri saat mengantre di SPBU Rejodadi Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, dibawa ke Puskesmas Sembawa.
Dari pemeriksaan tim medis di Puskesmas Sembawa, korban Amri (50) dinyatakan meninggal dunia.
Hal ini, diungkapkan Kepala Puskesmas Sembawa Drg Laila, Senin (29/6/2026).
Menurut Drg Laila, warga melaporkan kepada bidan desa yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian untuk mendapatkan pertolongan pertama.
"Setelah menerima laporan bidan desa, petugas puskesmas kami melakukan penjemputan dengan menggunakan ambulans. Tiba di lokasi, korban langsung dibawa ke UGD Puskesmas Sembawa untuk mendapatkan pertolongan," katanya.
Setelah tiba di Puskesmas Sembawa, petugas Puskemas Sembawa melakukan pemeriksaan terhadap tensi, pernapasan, nadi, pupil.
Dari pemeriksaan, semuanya negatif dan termasuk pupil sudah melebar.
"Dari pemeriksaan yang dilakukan, pasien dinyatakan meninggal pukul 13.00 WIB. Sekitar pukul14.00 Wib pasien dibawa pihak keluarga pulang dengan disaksikan kepolisian," pungkasnya.
Baca juga: Sopir Truk Meninggal Dunia Saat Antre BBM di SPBU Sembawa Banyuasin,Jenazah Berada di Puskemas
Berdasarkan rekaman video yang beredar, suasana di sekitar area SPBU mendadak riuh setelah para pengendara lain menyadari kondisi korban yang sudah tidak bergerak.
Seorang wanita yang merekam video di lokasi tampak berbicara dan mengonfirmasi situasi yang sedang terjadi.
"Jadi dapat laporan dari bapak-bapak sopir ini, ada yang meninggal, lagi ngantri minyak.. meninggal," ujar wanita tersebut saat mengawali rekaman videonya.
Para sopir yang berada di sekitar lokasi langsung berkerumun di dekat truk tersebut.
Ketika wanita perekam video bertanya mengenai sejak kapan kondisi korban mulai mencurigakan, salah seorang sopir di lokasi langsung menjawab bahwa sejak pagi hari posisi korban sudah terlihat seperti itu, namun mereka baru menyadari bahwa sang sopir telah meninggal dunia beberapa saat kemudian.
Mendengar jawaban dari saksi di lokasi, wanita tersebut langsung menyampaikan rasa duka citanya yang mendalam dengan nada pilu.
"Innalilahiwainailahirojiun, ya Allah... sebentar ya," ucapnya di tengah situasi yang mendadak haru tersebut.
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com