Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Erosi tebing sungai Krueng Tangan-Tangan, di Gampong Pante Geulumpang, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), kian parah dan mengkhawatirkan.
Tebing sungai yang terus longsor akibat gerusan arus sungai, kini mengancam permukiman setempat.
Keuchik Pante Geulumpang, Sarijulis, mengatakan, abrasi tebing sungai terus meluas, terutama saat debit air meningkat dan hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
"Tebing sungai terus amblas akibat gerusan arus. Bahkan ada rumah warga yang kini hanya berjarak sekitar lima meter dari daerah longsor," kata Sarijulis, Senin (29/6/2026).
Baca juga: Komit Perangi Narkoba, Prajurit Kodim Abdya Jalani Tes Urine
Menurutnya, kondisi itu membuat pemukiman warga dalam situasi rawan.
"Jika erosi terus berlanjut, bangunan yang berada di sepanjang bantaran sungai, berpotensi terdampak, bahkan terancam amblas ke sungai," ucapnya.
Ia berharap pemerintah segera melakukan penanganan darurat, melalui pembangunan turap atau pengaman tebing, guna menahan laju erosi dan mencegah kerusakan yang lebih parah.
"Selain mengancam rumah penduduk, kondisi tebing juga dikhawatirkan membahayakan keselamatan warga jika tidak segera ditangani," pungkasnya. (*)