Beltim Kirim 62 Atlet ke POPDA 2026, Bidik Prestasi dari Sepak Bola, Voli dan Takraw
Asmadi Pandapotan Siregar June 29, 2026 11:33 PM

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Pemerintah Kabupaten Belitung Timur resmi melepas kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2026 yang akan mewakili daerah pada ajang olahraga tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Prosesi pelepasan berlangsung di Ruang Satu Hati Bangun Negeri (SHBN), Kantor Bupati Belitung Timur, Desa Padang, Kecamatan Manggar, Senin (29/6/2026), dipimpin langsung Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten (Afa).

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Belitung Timur, Amrizal, mengatakan sebanyak 62 atlet terbaik diberangkatkan setelah melalui proses seleksi untuk memperkuat empat cabang olahraga.

"Jumlah kontingen kita totalnya ada 62 atlet yang terdiri atas cabor sepak bola, bola voli, sepak takraw, dan bola basket," ujar Amrizal. 

Berkaca pada tahun kemarin, Amrizal mengatakan tahun ini Belitung Timur tidak mengirim perwakilan pada cabor pencak silat dan tinju. 

Hal tersebut karena memang cabang olahraga tersebut tidak dipertandingkan.

"Tahun ini cabor silat dan tinju memang tidak ada di daftar. Ketetapan empat cabang olahraga ini merupakan penunjukan langsung dari pusat, dan pihak provinsi yang melaksanakan penunjukan pusat tersebut. Sementara untuk tinju sendiri nantinya akan dialihkan masuk ke ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda)," jelasnya.

Akibatnya, Amrizal mengatakan potensi Beltim untuk mendapatkan medali emas akan sedikit sulit.

Akan tetapi, para pelatih dan ofisial tidak ingin menurunkan target tinggi mereka. Dispora Beltim menaruh harapan besar pada tiga cabor andalandan berpeluang besar membawa pulang medali.

"Memang karena hampir tidak ada olahraga perorangan, medali yang diperebutkan sedikit sekali. Tapi kita sudah menaruh harapan besar di sepak bola, voli putri, dan sepak takraw. Tiga cabor itu ada harapan besar untuk berbicara banyak di ajang tersebut," ucapnya. 

SIAP BERTANDING - Foto bersama puluhan atlet pelajar di Ruang Satu Hati Bangun Negeri (SHBN) Kantor Bupati Beltim, Senin (29/6/2026). Sebanyak 62 atlet terbaik dari empat cabang olahraga beregu resmi dilepas untuk mengharumkan nama Belitung Timur pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2026 tingkat Provinsi Bangka Belitung.
SIAP BERTANDING - Foto bersama puluhan atlet pelajar di Ruang Satu Hati Bangun Negeri (SHBN) Kantor Bupati Beltim, Senin (29/6/2026). Sebanyak 62 atlet terbaik dari empat cabang olahraga beregu resmi dilepas untuk mengharumkan nama Belitung Timur pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2026 tingkat Provinsi Bangka Belitung. (Posbelitung.co/ Kautsar Fakhri Nugraha/Kautsar Fakhri Nugraha)

Sementara untuk cabang olahraga bola basket, Amrizal mengakui persaingan di level Provinsi Bangka Belitung didominasi oleh tim-tim tangguh asal Kota Pangkalpinang dan Sungailiat (Kabupaten Bangka). 

Meski begitu, Amrizal menegaskan agar skuad basket Beltim tidak perlu merasa minder atau pesimis sebelum bertanding.

"Kita tidak perlu pesimis di basket. Ini kan kejuaraan kelompok umur tingkat SMA, paling tinggi kelas 1 SMA. Bisa saja atlet jagoan dari daerah lain angkatannya sudah habis karena lewat umur, dan sekarang yang turun adalah muka-muka baru. Peluang kita sama besarnya," ungkapnya. 

Adapun satu hal yang membuat Amrizal bangga adalah mental serta loyalitas yang ditunjukkan oleh 62 atlet pelajar tersebut selama masa pemusatan latihan. 

Amrizal mengungkapkan bahwa di tengah keterbatasan finansial, para atlet muda ini tetap menunjukkan profesionalisme tinggi dan konsisten mengikuti semua menu latihan tanpa mengeluh selama tiga bulan terakhir.

"Anak-anak kita sebenarnya sudah sangat-sangat siap. Mereka konsisten latihan keras, walaupun kemarin sempat tidak ada biaya, tetapi mereka tetap latihan full selama tiga bulan terakhir ini. Semangat juang seperti ini yang luar biasa," pujinya. 

Terakhir, Amrizal mengamanahkan para atlet agar menjaga nama baik daerah dan tentunya menargetkan status juara. 

"Pesan saya sesuai dengan yang disampaikan Pak Bupati, anak-anak kita jangan memalukan di sana. Kita harus menjadi juara, minimal menjadi yang terbaik di tingkat kabupaten se-Provinsi Bangka Belitung karena kualitas anak-anak kita sebenarnya sangat baik," tutupnya. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.