SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Manajemen PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN) melancarkan transformasi operasional secara masif hingga sukses mendongkrak kapasitas produksi Pabrik Gula (PG) Assembagoes Situbondo hingga menembus angka fantastis 5.500 Ton Cane per Day (TCD).
Siasat pembenahan sistem internal itu sengaja dikebut untuk mengoptimalkan pengolahan tebu rakyat maupun pasokan milik perusahaan secara berkelanjutan.
Langkah taktis ini sekaligus menjadi senjata utama dalam memotong rantai ketergantungan impor demi mempercepat swasembada komoditas pangan nasional.
Baca juga: Luas Tanam Tebu PT SGN Tembus 74.984 Hektar, Optimistis Dongkrak Produksi Gula
Pola tata kelola baru yang diterapkan perusahaan terbukti ampuh memicu lonjakan efisiensi kerja mesin produksi di lapangan.
“Pencapaian kapasitas giling 5.500 TCD di PG Assembagoes merupakan bukti nyata keberhasilan transformasi operasional yang terus dilakukan PT SGN," kata Yunianta, Sekretaris Perusahaan PT Sinergi Gula Nusantara, Senin (29/6/2026).
Pihak subholding gula PT Perkebunan Nusantara III (Persero) itu menilai raihan manis ini bakal menjadi cetak biru utama untuk memperkuat struktur industri gula di wilayah Jawa Timur.
"Kami berharap capaian ini dapat menjadi fondasi untuk meningkatkan produktivitas gula nasional dan mendukung target swasembada gula yang dicanangkan pemerintah,” ungkap Yunianta.
Baca juga: PT SGN Pastikan Tebu Petani Blora Tetap Terserap, Digiling di PG Rendeng
“Alhamdulillah, pencapaian giling 5.000 TCD di PG Assembagoes pada 9 Juni 2026 telah berhasil diraih," tambah General Manager PG Assembagoes, Mulyono.
Manajemen menekankan bahwa raihan impresif itu tidak lepas dari taktik pelibatan aktif seluruh elemen pekerja dan mitra petani lokal yang menaruh komitmen penuh di sepanjang musim giling.
"Capaian ini tidak terlepas dari dukungan, kerja sama, dan kontribusi seluruh pihak yang terlibat. Dengan semangat kebersamaan, dedikasi, serta kerja keras yang dilakukan dengan penuh tanggung jawab, kita mampu mencapai tonggak penting ini," jelas Mulyono.
Otoritas pabrik berharap lompatan performa itu dapat terus dipertahankan sebagai bahan bakar motivasi kerja yang lebih besar pada masa-masa mendatang.
"Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan meraih hasil yang lebih baik di masa mendatang,” ujar Mulyono.
Langkah perbaikan berkelanjutan kini terus digulirkan lewat optimalisasi pemanduan teknologi digital serta efisiensi proses di dalam pabrik.
"Sebagai subholding gula PT Perkebunan Nusantara III (Persero), PT SGN berkomitmen untuk terus menghadirkan kinerja terbaik guna mendukung ketahanan pangan nasional serta mewujudkan industri gula Indonesia yang modern, efisien, dan berdaya saing global," pungkas Yunianta