Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Chrisantus Gonsales
POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Rektor Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere, Dr. Jonas K. G. D. Gobang, S.Fil., M.A menampilkan konten lucu 'Doa pemersatu bangsa-bangsa dan pulau-pulau' dalam memberikan pembekalan bagi mahasiswa yang mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Saat video tersebut diputar, ruangan yang sebelumnya dipenuhi keseriusan sontak memecah seketika.
Para mahasiswa dan dosen yang hadir dalam ruangan pun tak mampu menahan tawa.
Video lucu itu memperlihatkan beberapa laki-laki dan seorang perempuan sedang duduk di atas bale-bale bambu.
Baca juga: Rektor Unipa Apresiasi Pengukuhan Pater Otto Gusti jadi Guru Besar
Di hadapan mereka tersedia makanan. Salah seorang pria berbaju biru memimpin doa makan.
Momen lucu dalam video ini tercipta saat mendengar isi doa sebelum makan. Isi doa tersebut berbunyi, "Marilah kita berdoa pada hari ini, berkatilah Indonesia, Belanda, Inggris, dan Thailand, Messi, Israel, Kupang, Jakarta, Bali, Surabaya, Larantuka, Flores, dan Sumbawa. Amin."
Setelah menampilkan video lelucon itu, Rektor yang akrab dipanggil Doktor Geri Gobang menjelaskan maksudnya menampilkan video itu dalam ceramahnya.
"Jangan sampai mahasiswa KKN disuruh angkat doa dan dia berdoa model seperti ini. Ini doa untuk piala dunia ka ? atau piala soeratim cup yang nanti akan dibuka di Maumere ini ka," pesan Rektor Geri Gobang di dala aula Nawacita, Unipa Maumere, Senin (29/6/2026).
Pria asal Kecamatan Lela itu menekankan agar kehadiran mahasiswa Unipa di lokasi KKN harus memiliki keterampilan berkomunikasi dengan baik. Menurutnya hal itu yang paling sederhana sudah.
"Ketika Anda menjadi mahasiswa itu, Anda sudah pada level Camat sebenarnya. Kemampuan anda, kemampuan yang sudah bisa memimpin. Karena itu, anda harus bisa mempersiapkan diri dengan baik," tegas orang pemimpin Civitas Akademika di kampus Orange itu.
Calon profesor Unipa Maumere itu mengingatkan kepada mahasiswanya, inti dari pengabdian adalah menghormati martabat manusia. Jangan pernah memandang masyarakat sebagai objek KKN atau sekadar bahan laporan.
"Mereka adalah mitra belajar kita. Jangan menggurui. Jangan merendahkan. Jangan memotret kemiskinan hanya untuk mendapatkan konten yang menarik," tegas Doktor Geri Gobang, yang saat itu berdiri gagah mengenakan baju putih, celana kain hitam panjang.
Sebaliknya, Rektor Geri Gobang meminta mahasiswa KKN Unipa harus menghadirkan empati di tengah kehidupan masyarakat.
"Duduklah bersama mereka, dengarkan pengalaman hidup mereka, dan belajarlah dari kebijaksanaan yang telah mereka bangun selama bertahun-tahun.
Tidak ada manusia yang terlalu kecil untuk dihormati. Ilmu pengetahuan membuat kita cerdas. Menghargai manusia membuat kita beradab," pungkasnya.
Jumlah peserta KKN Reguler sebanyak 923 orang. Kegiatan dibuka oleh Rektor Unipa, Dr. Jonas K.G.D. Gobang, S.Fil., M.A didampingi Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa, Drs. Sabinus Nabu, Ketua Senat, para Wakil Rektor, dan perwakilan mahasiswa KKN.
KKN Reguler Unipa tahun ajaran 2025/2026, mengusung tema "Gerakan Tuntas Stunting dan Kemiskinan". KKN akan berlangsung pada 06 Juli - 06 Agustus 2026 di wilayah Flores. (moa)