Turnamen Tenis Kapolres Cup HST, Rudi Aspian-H Said Jawara
M.Risman Noor June 29, 2026 11:58 PM

BANJARMASINPPOST.CO.ID- Vakum selama 15 tahun, turnamen tenis di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) akhirnya kembali bergulir dan langsung disambut antusias para pecinta olahraga raket tersebut. 

Momentum kebangkitan itu ditandai dengan berakhirnya Turnamen Tenis Kapolres HST Cup "Menyala" 2026 yang melahirkan para juara baru di Lapangan Tenis Murakata Barabai, Minggu (28/06/2026) malam.

Pasangan Rudi Aspian-H Said sukses keluar sebagai kampiun kategori ganda putra setelah menundukkan pasangan H Ifan-Bayu pada laga final yang berlangsung sengit.

Sementara di kategori ganda putri, pasangan Riska-Anjar berhasil merebut gelar juara usai tampil konsisten sepanjang pertandingan.

Baca juga: Live Gratis TVRI, Link Streaming TV Online Brasil vs Jepang Malam ini, Eks Barito Putera: Skor 3-1

Baca juga: Banjarbaru Juara Umum Kejuaraan Sepatu Roda Wali Kota Banjarmasin Cup 2026, 17 Medali Didapat

Kembalinya turnamen tenis setelah vakum belasan tahun itu mendapat respons positif dari peserta maupun masyarakat.

Sebanyak 38 pasangan ikut bersaing di kategori ganda putra dan 12 pasangan di kategori ganda putri.

Partai final yang berlangsung hingga malam hari juga dipadati penonton yang memberikan dukungan kepada para atlet yang bertanding.

Penutupan turnamen dilakukan langsung Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon. Hadir pula Dandim 1002/HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar, jajaran pejabat utama Polres HST, para kapolsek, serta tamu undangan lainnya.

Ketua panitia, Tony S mengatakan keberhasilan pelaksanaan turnamen tidak lepas dari dukungan berbagai pihak yang terlibat sejak awal persiapan hingga pelaksanaan.

"Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan dapat berlangsung aman dan lancar," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres HST, AKBP Jupri JHP Tampubolon mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah mempererat kebersamaan dan sinergi antarelemen masyarakat.

Menurutnya, olahraga dapat menjadi ruang yang mempertemukan banyak pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah daerah, TNI hingga Polri.

"Kami ingin olahraga menjadi sarana mempererat hubungan dan kebersamaan dengan masyarakat," katanya.(banjarmasinpost.co.id/stanislaus sene)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.