Galakkan Digitalisasi Agar Penerima Manfaat Tepat Sasaran, Mensos RI Ajak Masyarakat Awasi Bansos
Tsaniyah Faidah June 30, 2026 01:03 AM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) RI melakukan digitalisasi dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat pra sejahtera.

Digitalisasi ini bertujuan agar penyaluran bansos menjadi lebih tepat sasaran kepada penerima manfaat.

Mensos RI, Saifullah Yusuf mengatakan, sistem tersebut dirancang untuk memberikan kesempatan kepada semua masyarakat agar terlibat di dalam pemutakhiran data.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri pendalaman rencana program dan anggaran tahun 2027 di Cibinong City Mall (CCM), Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (29/6/2026).

"Dengan aplikasi ini, diharapkan nanti mereka-mereka yang berhak mendapatkan bantuan itu benar-benar bisa dijangkau lewat aplikasi yang berbasis AI," ujarnya, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, melalui aplikasi tersebut masyarakat dapat mengawasi pendistribusian bansos manakala tidak tepat sasaran.

Masyarakat, kata dia, dapat mengadukan apabila menemukan adanya penerima bansos yang seharusnya tidak mendapat bantuan.

"Di situ ada usul sanggah, boleh usul dan boleh menyanggah jika ada yang melihat keluarga-keluarga yang semestinya tidak layak menerima bansos tapi malah justru dapat bantuan sosial dari pemerintah, itu bisa disanggah lewat aplikasi Cek Bansos," katanya.

Selain itu, pria yang karib disapa Gus Ipul itu mengatakan bahwa masyarakat juga bisa mengadu lewat jalur formal melalui operator data di tingkat desa atau melayani call center Kemensos.

"Bagi yang tidak terbiasa dengan menggunakan aplikasi, bisa lewat command center Kementerian Sosial, atau WhatsApp center, itu adalah saluran-saluran untuk menampung seluruh aspirasi," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.