Babak gugur Piala Dunia dimulai pada Minggu malam ketika tuan rumah bersama, Kanada, mencatat kemenangan terbesar dalam sejarah sepak bola mereka setelah gol Stephen Eustaquio di masa tambahan waktu memastikan kemenangan atas Afrika Selatan.
Sisa pertandingan babak 32 besar akan berlangsung selama lima hari ke depan. Kini setiap tim sudah mengetahui jalur potensial mereka menuju final, setelah babak penyisihan grup yang penuh dengan berbagai kemungkinan hasil dari tim peringkat ketiga, yang membuat perhitungan menjadi sangat rumit.
Inggris akan menghadapi salah satu tim peringkat ketiga, Republik Demokratik Kongo, pada Rabu sore di Atlanta. Tim asuhan Thomas Tuchel itu berhasil menghindari lawan yang lebih berpengalaman dalam perebutan gelar. Namun, kapan Inggris bisa bertemu Lionel Messi dan tim Argentina yang luar biasa itu?
Messi, yang baru merayakan ulang tahunnya yang ke-39 minggu lalu, telah menjadi pemain paling menonjol sepanjang turnamen sejauh ini. Ia mencetak enam gol di babak penyisihan grup, yang membuatnya naik ke puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa di ajang Piala Dunia.
Tim Argentina asuhannya melangkah mulus di babak grup dengan tiga kemenangan dari tiga pertandingan. Hasil tersebut menghadiahi mereka laga babak 32 besar melawan tim kejutan turnamen, Tanjung Verde. Dengan demikian, baik Inggris maupun Argentina diunggulkan untuk melaju ke babak 16 besar.
Jika Inggris berhasil lolos, mereka akan menghadapi pemenang laga antara Meksiko melawan Ekuador pada Selasa malam. Hal ini berarti Inggris berpotensi menghadapi tugas berat untuk mengalahkan salah satu tuan rumah di Stadion Azteca. Sementara itu, Argentina akan bertanding melawan pemenang pertandingan antara Australia dan Mesir di babak 16 besar. Banyak penggemar sepak bola berharap duel ini menghadirkan pertemuan antara Mohamed Salah dan Lionel Messi.
Namun, rival klasik Inggris dan Argentina tidak akan bertemu di perempat final. Inggris justru berpotensi menghadapi Brasil di babak tersebut, jika Selecao berhasil menyingkirkan Jepang pada Senin malam dan kemudian mengalahkan pemenang laga antara Pantai Gading dan Norwegia pada Selasa malam.
Di sisi Argentina, mereka akan menghadapi pemenang laga babak 16 besar antara Swiss melawan Aljazair, atau Kolombia melawan Ghana, di perempat final.
Apabila semua hasil berjalan sesuai prediksi untuk Inggris dan Argentina, maka kedua tim akan saling berhadapan di babak semifinal di Atlanta pada Rabu, 15 Juli.
Jika skenario itu terjadi, Lionel Messi akhirnya akan berhadapan dengan Inggris untuk pertama kalinya dalam karier internasionalnya yang telah berlangsung selama 21 tahun, di mana ia telah mencatatkan 202 penampilan bersama La Albiceleste.
Hal itu karena kedua tim terakhir kali bertemu pada laga persahabatan bulan November 2005, ketika The Three Lions menang 3-2 berkat gol pembuka Wayne Rooney dan dua gol dari Michael Owen di Jenewa.
Pada waktu itu, Messi yang masih berusia 18 tahun baru saja melakukan debutnya bersama tim senior Argentina melawan Hungaria. Namun, debut tersebut hanya berlangsung kurang dari satu menit karena ia mendapatkan kartu merah langsung, sehingga ia harus absen pada laga persahabatan melawan Inggris.
Jika Inggris dan Argentina kembali bertemu, maka itu akan menjadi pertemuan keenam mereka di Piala Dunia dan babak terbaru dari salah satu rivalitas paling sengit dalam sejarah sepak bola internasional.
Pertemuan paling terkenal antara kedua tim terjadi di perempat final Piala Dunia 1986, ketika Diego Maradona mencetak gol "Tangan Tuhan" sebelum menorehkan gol individu yang luar biasa. Sementara itu, laga babak 16 besar pada tahun 1998 dikenang berkat gol solo fantastis Michael Owen, kartu merah kontroversial untuk David Beckham, serta kekalahan Inggris lewat adu penalti.