TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pertamina merilis daftar harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terbaru per 1 Juli 2026.
BBM subsidi seperti Pertalite Rp10.000/liter dan Biosolar Rp6.800/liter tetap tidak berubah.
Sementara BBM non-subsidi mengalami penyesuaian sejak 10 Juni 2026: Pertamax Rp16.250/liter, Pertamax Green Rp17.000/liter, Pertamax Turbo Rp20.750/liter, Dexlite Rp23.000/liter, dan Pertamina Dex Rp24.800/liter.
Pemerintah juga meluncurkan Biodiesel B50 sebagai energi baru ramah lingkungan untuk mengurangi impor solar dan emisi karbon.
Sebelumnya harga Pertamax naik mulai 10 Juni 2026 menjadi Rp16.250/liter.
Sementara itu, BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap dipertahankan agar daya beli masyarakat tidak terganggu.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menjelaskan penyesuaian harga dilakukan sesuai mekanisme evaluasi berkala dan regulasi yang berlaku.
“Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal,” ujar Roberth dalam keterangan resminya, Selasa 9 Juni 2026
• Pemprov Kalbar dan Pertamina Sepakat Pulihkan Distribusi BBM Bersubsidi di Sungai Laur
Pertalite = Rp10.000/liter
Biosolar = Rp6.800/liter
Pertamax (RON 92) = Rp16.250/liter
Pertamax Green 95 = Rp17.000/liter
Pertamax Turbo (RON 98) = Rp20.750/liter
Dexlite (CN 51) = Rp23.000/liter
Pertamina Dex (CN 53) = Rp24.800/liter
Biodiesel B50 = Campuran 50 persen solar murni + 50?ME (minyak sawit).
(*)